Connect with us

Berita Utama

2022 Bendungan Way Apu Selesai Dibangun

Ruslan Malik PPK Bendungan Way Apu sedang memberikan penjelasan kepada Deputi I Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta terkait progres pembangunan bendungan Way Apu. -Lutfi Heluth-

Ambon, AmeksOnline- Deputi I Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta, bersama rombongan meninjau langsung proyek Pembangunan Bendungan Way Apu, Kabupaten Buru.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Buru Ramli Umasugi, Ruslan Malik PPK Bendungan Way Apu dan Kepala Seksi Pelaksanaan, Edwin Leatemia.

Menurut Ruslan Malik yang juga PPK dalam proyek tersebut, proyek pembangunan Way Apu temasuk dalam salah satu Proyek Strategis Nasional.


Paket I proyek ini dikerjakan oleh PP ADHI, dengan pembiayaan sebesar Rp1,6 Triliun. Paket II dikerjakan oleh HK Jaya Konstruksi dengan nilai pekerjaan sebesar Rp1,13 Triliun.

sementara yang dikerjakan oleh PT Indra Karya sebesar Rp75 miliar. Pekerjaan bendungan Way Apu ini dibagi menjadi dua paket. Progresnya sudah mencapai 11 persen pada tanggal 30 November 2020.

Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP), Febry Calvin Tetelepta, mengatakan target penyelesaian pada tahun 2022. Bendungan ini akan berfungsi untuk mengairi 10.000 hektare lahan.

Menurut dia, minimal 60 persen konsumsi logistik Maluku akan tersedia dari pulau Buru, dan pariwisata Buru akan berjalan dengan baik. Masyarakat sekitar bendungan juga akan mendapatkan manfaat ekonomi.

“Ini sebuah legacy yang harus kita dorong. Dan Perpres 109 Tahun 2020 telah terbit. Saya pastikan 2022 bendungan ini sudah selesai. Harus kerja serius, dan jangan main main. Saya akan memantau pekerjaannya,” kata putra Maluku ini.


Ditambahkan Bupati Buru Ramli Umasugi, mengatakan, target dan manfaat dari pada proyek bendungan ini akan mengairi sawah sebesar 10.000 hektar. Targetnya tiga kali panen dalam satu tahun. Ini akan membawa dampak ekonomi sangat besar bagi masyarakat.

Dalam kunjungan ke Bendungan Way Apu Deputi I KSP, dan Bupati Buru menyempatkan menanam pohon untuk pencanangan penghijauan di sekitar bendungan.

Usai kunjungan rombongan langsung menuju Buru Selatan (Bursel) dan meninjau jalan yang menghubungkan Trans Buru Namrole Leksula, yang akan dikerjakan di tahun 2021 usai lelang.(UPI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama