Connect with us

Berita Utama

Ambon Sudah Capai 32 Persen Warga Yang Tervaksin

Kadis Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy

Ambon, AmeksOnline. – Kota Ambon kini sudah mencapai 32 persen warga yang sudah menjalani vaksinasi. Ini yang paling tertinggi di Maluku. Kota Ambon sendiri target 75 persen warganya divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan, program vaksinasi yang kini dilakukan oleh Pemerintah Kota masih terus berlangsung.

“Vaksinasi masih terus berjalan, bahkan kita mulai sasar dilingkungan-lingkungan masyarakat, seperti yang dilaksanakan dikawasan Penegoro, selama dua hari kemarin, ” kata dia kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (9/7) siang.

Baca: Dosis Ketiga Vaksin Buat Nakes

Menurutnya, antusias warga yang mengkuti vaksinasi itu cukup bagus. Bahkan jauh dari perencanaan awal.
“Target awal itu hanya sekitar 300 hingga 400, tapi ternyata yang vaksin itu hampir 1.000 orang, makanya kita buka selama dua hari, ” jelasnya.

Dikatakan, dengan antusiasnya warga untuk mengikuti vaksinasi itu, membuat Kota Ambon, kini berada diperingkat 7 Nasional, dalam pelaksanaan vaksinasi, dari seluruh kabupaten Kota di Indonesia.


“Sampai dengan Kamis kemarin, yang sudah tervaksin itu berjumlah sekitar 72.888 orang yang sudah tervaksin. Dengan angka itu maka Kota Ambon berada diperingkat 7 tertinggi secara Nasional, dari kota Kabupaten se-Indonesia. Baru sekitar 32 persen dari jumlah warga. Kota Ambon berada dibawa kota Kupang, NTT, dengan angka 33 persen, dan tertinggi di Indonesia itu Kota Manado, dengan angka 66 persen, “beber dia.

Baca: Hanya Sektor Ini Yang Diijinkan Pemerintah

Pelupessy mengaku, dari total warga yang tervaksinasi itu masih didominasi oleh para pedagang. “Pedagang sekitar 10 ribu, selebihnya beragam, termasuk juga TNI/Polri dan masyarakat umum, ” ujarnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh media massa yang ada di Kota Ambon. Sebab peran media massa sangat penting dalam menyukseskan vaksinasi itu.

“Semua ini berkat peran teman-teman media, karena teman-teman media vaksin duluan, maka masyarakat juga ikut, ” tandasnya. (ARH).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama