Connect with us

Metro Manise

AKP Mido Jabat Kasat Reskrim Ambon

Kabid Humas Polda Maluku

Ambon,ameksOnline.- Kapolda Maluku, Irjen Baharuddin Djafar melalui Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor STR/202/VII/KEP./2020, dan dua STR lainnya tertanggal 21 Juli, yang ditandatangani Karo SDM Kombes Muhammad Dwitya Wardana merotasi sejumlah perwira menengah, pertama hingga bintara dijajaran Polda Maluku.

Informasi yang diperoleh AmeksOnline menyebutkan, jika jabatan Kasat Reskrim Polresta Ambon, yang kini kosong pasca ditinggal AKP Gilang Prasetya, akan diisi AKP Mido Johanis Manik yang kini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Seram Bagian Barat (SBB).

Jabatan yang ditinggal AKP Mido akan ditempati Iptu Peiter Fredy Matahelumual yang kini menjabat Kapolsek Nusaniwe. Jabatan Kapolsek Nusaniwe akan ditempati Iptu Vergie Syahailatua yang kini bertugas di Propam Polda Maluku.


Kabag Operasional Polresta Ambon, AKP Amin dimutasikan sebagai kasubbag Latops Biro Operasional Polda Maluku. Jabatan yang ditinggal Amin, akan ditempati AKP Syahirul Awab yang kini menjabat sebagai Kabag Operasional Polres Maluku Tenggara.


Tak hanya itu jabatan Kapolsek Sirimau, yang kini dijabat AKP Egidio Sumilat dimutasikan sebagai Kasat Reskrim Polres Malteng, menggantikan AKP Senja Pratama yang dimutasikan ke Direktorat Reskrimum Polda Maluku.


Jabatan Kapolsek Sirimau, selanjutnya ditempati AKP Mustafa Kamal yang kini bertugas di Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku. Jabatan Kapolsek KPYS yang dijabat AKP Arief Budiharto akan berpindah kepada Iptu Richard Mattheuw yang kini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Aru. AKP Arief sendiri dimutasikan sebagai Pama Polda Maluku dalam rangka mengikuti pendidikan PTIK.


Selanjutnya, ada jabatan Kapolsek Pasanea, Iptu Irwan, dimutasikan sebagai Kapolsek Amahai, menggantikan Ipda Rido Masihin, yang dimutasikan sebagai Kapolsek Pasanea.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Mohamad Roem Ohoirat yang dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi tersebut. Menurutnya mutasi itu merupakan hal yang biasa diseluruh institusi termasuk Polri.


“Benar ada mutasi Pamen, Pama dan Bintara di Polda Maluku. Mutasi hal yang biasa dan wajar. Sertijab dari pejabat terutama Kasat dan Kabag paling lambat 14 hari pasca STR ini keluar. Sertijab dilakukan dengan mengutamankan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus penyebaran Covid-19,”kata Roem singkat. (AHA).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Metro Manise