Connect with us

Amboina

Bahaya Intai Pengendara, Pemkot Ambon Dingatkan Bertindak

ambon, maluku
Kondisi pohon yang sudah rapuh dimakan usia, dan tangan korban yang kena ranting pohon. -IST-

Ambon, ameksOnline.-Usia pohon pelindung yang berada di jalan Sultan Hasanudin, Tantui, Kecamatan Sirimau tepat di depan Kantor KPUD bagaikan ancaman. Terutama bagi mereka pengendara yang melintasi kawasan tersebut.

Pemerintah Kota Ambon diingatkan agar segera melihat kondisi pohon pelindung jalan di kawasan itu yang sudah rapuh. Sabtu (24/4/2021) dahan pohon patah dan jatuh tertimpah seorang pengendara. Kejadian sekira pukul 12.00 WIT.

Beruntung dahan pohon yang sudah kering yang patah dan jatuh menimpah korban tidak terlalu besar. Korban bernama Teng Bajindo Lewier. Insiden itu mengakibatkan Helem yng dikenakanya retak dan tanganya bengkak.

Teng, dalam postingan di akun facebook-nya (FB) bernama Teng Bajindo Lewier itu menulis sebuh catatan mengingatkan # Kepada, YTH Pemkot Ambon, CQ instansi/dinas terkait. Mohon kiranya pohon pelindung di jalan Sultan Hasanudin tepat depan kantor Mahmil, KPUD Propinsi itu dipangkas karena banyak dahan yang sudah rapuh dan membahayakan pengguna jalan.

Dalam posntingan di akun FB-nya, Teng membeberkan kejadian menimpah dirinya Sabtu siang itu jam 12:35 WIT.” Saya mengendarai sepeda motor tertimpa patahan dahan yang sudah rapuh, jatuh membentur kepala saya dan pergelangan tangan saya,” tulis Teng.

Teng, bahkan menyebut Helm pelindung kepalanya retak. Beruntung tidak mencederai kepalanya.” Tetapi tangan saya bengkak dan luka. Pandangan saya langsung gelap, dan saya syok,” ucapnya.

Beruntung dia mengendarai sepeda motor tidak dengan kecepatan tinggi. Dan mobil yang berada dibelakangnya tanggap mengerem mobilnya sehingga tidak mengalami situasi yang fatal.

“Harapan saya, kiranya Pemkot, instasi atau dinas terkait tanggap agar tidak terjadi seperti yang sebulan lalu terjadi di jalan dr.Latumeten atau tepat depan RS Latumeten kalau hujan deras dan angin kencang,” kata Teng, berharap.(ERM).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Amboina