Connect with us

Berita Utama

Bendungan Way Apu Masuki Tahapan Pembiayaan 2022

Bendungan di Pulau Buru
Bendungan Way Apu, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

Jakarta, ameksOnline.- Bendungan Way Apu, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku tetap akan mendapat alokasi pembiayaan di tahun 2022 untuk tahapan penyelesaian. Belum diketahui berapa alokasi anggarannya, namun menjadi komitmen Pemerintah Pusat.

Hal Ini diungkapkan Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Jarot Widyoko dalam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI. Way Apu sendiri masuk dalam lanjutan 34 proyek bendungan di Indonesia.

Ke 34 bendungan yang hingga saat ini pekerjaannya masih berlangsung seperti dikutip dari Kompas.com, yakni Bendungan Keureuto di Aceh, Rukoh dan Bangunan Pengarah di Aceh, Lausimeme di Sumatera Utara, Tiga Dihaji di Sumatera Sulatan, Karian di Banten, Sadawarna di Jawa Barat, Leuwikeris di Jawa Barat, Cipanas di Jawa Barat.

Baca: Sekolah Tatap Muka Dibatalkan

Lalu Cibeet di Jawa Barat, Cijurey di Jawa Barat, Randugunting di Jawa Tengah, Jragung di Jawa Tengah, Jlantah di Jawa Tengah, Bener di Jawa Tengah, Semantok di Jawa Timur, Bagong di Jawa Timur, Sidan di Bali, Tambiang di Bali, Beringin Sila di Nusa Tenggara Barat, Meniting di Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya Tiu Suntuk di Nusa Tenggara Barat, Temef di Nusa Tenggara Timur, Maniin di Nusa Tenggara Timur, Mbay di Nusa Tenggara Timur, Sepaku Semoi di Kalimantan Timur, Merangkayu di Kalimantan Timur, Lolak di Sulawesi Utara, Kuwil Kawangkoan di Sulawesi Utara, Bolango Ulu di Gorontalo, Budong-budong di Sulawesi Tenggara, Ameroro di Sulawesi Tenggara, Pamuklulu di Sulawesi Selatan, Jenelata di Sulawesi Selatan, dan Way Apu di Maluku.

November tahun depan, kontraktor bendungan Way Apu, PT Hutama Karya menargetkan mega proyek itu selesai. Ini bagian dari program pemerintah pusat terkait pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Indonesia Timur, khususnya untuk penyediaan air baku, irigasi, dan pengendali banjir.

Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Proyek pembangunan bendungan ini terbagi dalam 2 paket. Paket 1 berupa pembangunan bendungan utama. Paket 2, pembangunan bangunan pelimpah (spillway) serta fasilitas lainnya.

Baca: Lapak Mardika Batal Dibongkar

Hutama Karya bersama PT Jaya Konstruksi kini mempercepat pengerjaan proyek paket 2. Total pembiayaan sesuai nilai kontrak sebesar Rp1,013 Triliun. Dananya bersumber dari APBN tahun 2017 – 2022.
Bendungan Way Apu, terletak di dua kecamatan di Pulau Buru, Provinsi Maluku. Desa Wapsalit, Kecamatan Lolong Guba. Dan Desa Wea Flan, Kecamatan Wae Lata.


Bendungan ini bertipe Urugan Zonal, dengan Inti Tegak setinggi 72 meter. Pembangunannya dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 444,79 hektar dengan luas genangan mencapai 235,10 hektar dan dapat menampung air maksimal 50 juta meter kubik.

Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra mengungkapkan, meski pekerjaan fisik sempat tertunda karena proses pembebasan lahan yang memakan waktu kurang lebih 2,5 tahun, namun pihaknya optimis akan dapat menyelesaikan proyek tersebut sesuai target, November 2022.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama