Connect with us

Lintas Pulau

Berapa Puskesmas di MBD? Baca Faktanya..

MBD
Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), A.W. Loyra.

Tiakur, ameksOnline- Ada sebanyak 32 Puskesmas di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang memiliki izin operasional. Rentang kendali juga menjadi kendala, ketika ada kondisi darurat yang butuh penanganan medis cepat.

Hal ini disampaikan, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), A.W. Loyra, kepada ameksOnline, di ruang kerjanya, Kamis (15/10) pagi tadi. Dari 32 Puskesmas ini baru 21 Puskesmas yang teregistrasi di Kementerian Kesehatan dan 11 Puskesmas yang belum.

Sementara untuk Pustu, ada 30 lebih, Posyandu ada 188. Posyandu bukan milik Dinas Kesehatan, semuanya dikelola Desa. “Itu kan salah satu upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM). Jadi itu harusnya dikelola oleh Desa, dibawah kendali Dinas Pemberdayaan Masyarakat,” ujarnya.

Natsepa

Pelayanan kesehatan untuk masyarakat, kata Loyra, tetap berjalan seperti biasanya. Puskesmas menjalankan pelayanan dasar fasilitas kesehatan tingkat pertama. Ada Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat.

“Masyarakat yang sakit, harus ke Puskesmas. Ketika Puskesmas merasa ada indikasi untuk merujuk, maka harus dirujuk ke Rumah Sakit (RS). Misalnya rumah sakit Tiakur atau dalam kondisi darurat bisa ke RS terdekat, di Wetar,” kata dia.
Meski demikian jarak ke Wetar terlalu jauh untuk dijangkau. Ada Wetar Utara yang berdekatan dengan Alor. Masyarakat yang kondisi darurat bisa ke RS di Wetar. Daripada ke Tiakur. Karena membutuhkan waktu yang lama.

Menurut Loyra, MBD sangat bergantung sarana transportasi. “Tenaga kesehatan di MBD ini ada banyak. Ada Dokter, bidang, perawat dan lainya,” singkat Loyra.(MG-4).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau