Connect with us

Ekonomi

BRI Ambon Berikan Stimulan Pinjaman Buat Pelaku UMKM

Pimpinan BRI kantor cabang Ambon, Abdul Mu'in, di talkshow Ameks FM 92.5, kemarin. -Leo-

Ambon, ameksOnline.- Pemulihan ekonomi rakyat, menjadi fokus BRI kantor cabang Ambon disaat pandemic Covid-19 memukul perekonomian. UMKM dibangkitkan. Kemudahan diberikan kepada pelakunya. Agar bisa ada kelonggaran bagi mereka untuk bangkit.

Kemudahan ini dilakukan melalui kebijakan serta pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. BRI kantor cabang Ambon, berusaha untuk memberikan yang terbaik disaat pemerintah daerah melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Stimulus yang diberikan berupa kemudahan memberikan pinjaman kepada Usaha mikro kecil menengah (UMKM). Dalam keadaan normal, bersama membangun negeri. Jika keadaan serba sulit seperti ini, BRI kantor cabang Ambon, hadir untuk membantu para pelaku UMKM untuk dapat memajukan usahanya.

“Dan saat ini. Dimasa pendemic. Total debitur yang kita restrukturisasi sebanyak 12 ribu UMKM yang telah direstrukturisasi kreditnya. dan total plafon-nya, sebesar Rp. 557 Miliar. Dimana, didalamnya, ada pendapatan yang kita tunda, dan kurangi. Jadi kita harus rela, dengan program yang telah berjalan selama ini, asal UMKM tetap berjalan dan tidak mati dimasa pendemic ini,” kata Pimpinan BRI kantor cabang Ambon, Abdul Mu’in, di talkshow Ameks FM 92.5, kemarin.

BRI juga memberikan kelunakan kepada pelaku UMKM dalam pengembalian pinjaman, tenu berdasarkan survei yang dilakukan pihak bank. Jika pelaku UMKN tidak mampu, dapat dibayar setelah keadaan perekonomian pulih.

Selain itu, kata dia, BRI memunyai program penyaluran kredit, yakni kredit usaha rakyat. Tahun ini, BRI dipercayakan oleh pemerintah pusat untuk menyalurkan KUR dengan jumlah terbesar. Total KUR Rp. 140 Triliun untuk seluruh Indonesia.

Saat ini, kata program terbaru di masa pendemic adalah KUR super mikro. Dimana, pinjaman yang diberikan dibawah Rp. 10 juta. Jika pelaku UMKM meminjam pada bulan September lalu, ada keringanan angsuran atau dibayar pada Januari mendatang.

“Program ini akan menjadi andalan. Karena pinjamannya lebih kecil, lebih cepat dan lebih dekat. Dan sasarannya untuk pasar, desa dan pelaku UMKM,” jelas Mu’in. (LMS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi