Connect with us

Lintas Pulau

Bursel Pertahankan Status Zona Hijau Covid-19



NAMROLE,AE.- Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku sampai saat ini masih menyandang status zona hijau dalam penyebaran Coronavirus Disease (Covid- 19). Awalnya Bursel masuk zona kuning lantaran sejumlah warga terpapar virus yang mematikan itu.

Salah warga pernah dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut Ambon pada April 2020 lalu. Setelah dilakukan penanganan, pasien yang berasal dari Desa Waelikut itu akhirnya dinyatakan sembuh dan kembali ke Buru Selatan.

Hingga sekarang belum ada tambahan kasus baru di kabupaten dengan julukan Lolik lalen Fedak Fena itu. Meski begitu, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku pada awal Oktober 2020 menurunkan tim untuk melakukan uji swab terhadap sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkab Bursel. 

Sevanyak 40 orang yang terdiri dari ASN, TNI Polri dan wartawan yang ikut dalam kegiatan uji swab itu. Setelah sampel mereka diperiksa di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Ambon, semuanya dinyatakan negatif.

Selain itu, rapid tes dan swab juga dilakukan terhaap sekitar 60 pekerja di tempat hiburan malam. Hasilnya juga negatif. “Memang benar sampai sekarang kabupaten Buru Selatan masih dalam zona hijau terkait penyebaran Covid-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Buru Selatan, Ibrahim Banda kepada Ambon Ekspres, Rabu (21/10).

Juou bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 ini menegaskan, masuknya Bursel dalam zona hijau, bukan tanpa alasan tetapi dibuktikan dengan melakukan tes swab dan juga rapid test terhadap masyarakat.

“Memang ada banyak pihak yang meragukan itu. Tetapi kita bisa buktikan dengan sejumlah hasil swab dan juga rapit test yang dilakukan oleh masyarakat,” sebutnya. 

Kendati masuk dalam zona hijau, tetapi pihaknya terus mensosialisasikan serta meminta masyarakat agar tetap memberlakukan pola hidup sehat. Dengan mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker dan hand sanitizer  untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Karena dengan menerapkan pola hidup sehat kita bisa memutus mata rantai serta mencegah penyebaran virus mematikan itu,yakinnya. (ESI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau