Connect with us

Berita Utama

Dana Desa tak Dicairkan, Warga Ngamuk Rusaki Kantor Desa

Kantor Desa Malra
Kondisi Kantor Desa Ohoi Rumadian, Kecamatan Mayaut, Maluku Tenggara.

Ambon, ameksOnline.- Tak kunjung salurkan bantuan sosial dari dana desa, warga Ohoi Rumadian, Kecamatan Mayaut, Maluku Tenggara, merusaki kantor desa. Warga dan sejumlah oknum Saniri, melempari kantor desa itu hingga rusak.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, jika peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.30 WIT, Senin (13/9) sore. Warga kesal lantaran kepala Desa setempat tidak menyelesaikan hak-hak Badan Saniri Ohoi (BSO) maupun warga berupa bantuan sosial, yang dibiayai oleh Dana Desa (DD).

“Jadi kronologisnya, sekitar jam 17.30, beta dapat telepon dari  ibu sekretaris desa,  supaya merapat di depan kantor Camat Manyeuw, sebab staf dan BSO tunggu karena ada masalah penting,”kata L Jamlean, salah satu staf desa tersebut, kepada media ini Senin malam.

Baca:

setelah sampai di kantor Camat, sekretaris Ohoi minta untuk menyambangi rumah bendahara, mempertanyakan kepastian pencairan dana desa Rumadian.

“kami dapat informasi sore tadi, kalau (Anggaran Desa Ohoi) ADD Rumadian, sudah dicairkan tanggal 11 Juni 2021. Waktu di tanya,  bendahara membenarkan, tapi sudah lupa tanggal pencairan dana desa, “jelasnya.

Dikatakan, saat itu masyarakat Ohoi Rumadian sudah melihat aktifitas di rumah bendahara. Sehingga semuanya bergabung menuju rumah Kepala desa Rumadian.

“Ketika kami bersama warga sampai di rumah Kepala Ohoi Rumadian, orang tuanya mengaku Kepala Ohoi tidak berada di rumah. Namun  sekitar sepuluh menit kemudian, kepala Ohoi Rumadian muncul dan tanya penjelasan sekretaris desa,” “paparnya,

Saat menerima penjelasan sekdes, kepala Ohoi Rumadian, meminta para perangkat bersama BSO Rumadian ke Kantor Desa, untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi.

Baca:

“Jadi waktu Kepala Ohoi Rumadian, sementara beri penjelasan kepada staf dan BSO,  masyarakat  mulai ribut di depan kantor. Mereka lalu masa  melempari pintu dan kaca jendelah kantor desa dengan batu,”beber dia.

Sementara itu, informasi lain yang diperoleh, menyebutkan warga merasa kesal dengan prilaku kepala Ohoi Rumadian, yang sudah mencairkan dana desa tahun anggaran 2021, tanggal 11 Juni 2021, namun belum menyelesaikan hak – hak masyarakat seperti tunjangan perangkat ohoi, BSO dan bantuan langsung tunai ( BLT ).

Kapolres Tual, AKBP Dax Emanuelle Samson Manuputty, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, namun terkait informasi pengrusakan Kantor Desa Rumadian masih belum jelas. Kapolsek Kei – Kecil, beserta jajaranya sementara berada dilokasi kejadian. (MG1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama