Connect with us

Amboina

Dianggap Rawan, Satgas Sisir Batumerah

Razia
Satgas Covid-19, menyisir desa Batumerah, Kota Ambon, Jumat (16/10) pagi. (Ars Hehanussa/ameks).

Ambon,ameksOnline.- Pemerintah kota (Pemkot) dan Satgas Covid Kota Ambon, kini terus berupaya untuk memerangi penyebaran Covid-19 di Kota Ambon. Setelah Passo, dan Waihaong disisir oleh tim Satgas Covid, kini giliran Desa Batumerah.

Koordinator fasilitas umum, Satgas Covid Kota Ambon, Richard Luhukay mengatakan, Batumerah menjadi salah satu daerah yang sangat rawan penyebaran Covid-19, bahkan lebih tinggi dari seluruh desa yang ada di Kota Ambon. Hal itulah yang membuat pihaknya kini memberikan perhatian khusus.


“Batumerah ini daerah yang paling signifikan tingkat penyebaran Covid di Kota Ambon. Dan kebanyakan aktivitas warga di kawasan desa Batumerah ini cukup tinggi. Sehingga menjadi salah satu fokus kita untuk melakukan penertiban dan himbauan kepada warga agar taat terhadap protokol kesehatan,”kata Luhukay, kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (16/10).

Natsepa

Menurutnya, penyisiran yang dilakukan oleh Satgas Covid Kota, Desa Batumerah dan kecamatan Sirimau, itu menemukan pelanggaran. Hanya tidak diberikan sanksi melainkan teguran.


“Kita laksanakan itu di dalam Desa Batumerah, kemudian kampung Tomia, Batumerah Dalam, jalan jenderal Soedirman, Tantui bawah, hingga ongkoliong, dan pasar batumerah. Kita mememukan warga yang tidak patuhi protokol kesehatan terutama tidak menggunakan masker. Kita tidak tilang hanya diberikan teguran,”jelasnya.

Teguran terhadap para warga yang tidak gunakan masker, lantaran mereka hanya berada disekitar rumah.”Jadi misalnya mereka sedang bercerita dengan tetangga mereka tidak gunakan masker. Nah kita beri teguran agar diluar rumah wajib gunakan masker, meski itu hanya di lingkungan sekitar mereka. Untuk jumlah tidak tahu pasti namun agak banyak,”terangnya.

Luhukay mengaku, tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan sudah sangat signifikan. “Kita patut bersyukur sebab kenapa ? tingkat pelanggaran sudah sangat menurun. Dimana masyarakat sangat sadar dalam mematuhi protokol kesehatan,”ujarnya.

Tak hanya itu, disinggung soal pelanggar yang dilakukan oleh kendaraan sendiri, Plt kadis Pemuda dan Olahraga Kota Ambon ini mengaku, hampir tidak ditemukan. “Untuk kendaraan sendiri hampir tidak ditemukan. Masyarakat sudah sangat sadar dan patuhi protokol kesehatan ini,”tandasnya.

Ditegaskan, dengan kondisi yang ada saat ini, maka kedepan Ambon, bisa segera terbebas dari zona merah. “Kalau kesadaran seperti ini terus ditingkatkan maka kedepan Ambon, sudah keluar dari zona merah. Memang satu-satunya cara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan 4M, menggunakan masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak dengan orang lain, dan menghindari kerumunan yang dapat menyebabkan terjadinya penularan,”pungkanya. (AHA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Amboina