Connect with us

Lintas Pulau

Direkomendasi Golkar, Boy Justeru Tersingkir dari Ketua Golkar Bursel

Ketua Golkar Bursel
Asriyadi Tomia (Kiri) sebagai Ketua DPD Golkar Bursel dalam Musda yang digelar di Namrole, Buru Selatan. -IST-

Namrole, ameksOnline.-  Setelah mengantongi rekomendasi Partai Golkar untuk bertarung dalam Pilkada Buru Selatan, di hari yang sama, Zainuddin Boy justeru tersingkir dari kursi Ketua DPD Golkar kabupaten itu. Dia digantikan Asriyadi Tomia.

Asriyadi Tomia  menggantikan Zainuddin Boy yang sudah dua periode menjabat. Selain Zainuddin sebagai lawannya, Jamaatia Booy yang juga wakil ketua DPRD Buru Selatan berhasil disingkirkan Tomia.

Awalnya, Musda IV Partai Golkar yang berlangsung Rabu (19/8) di aula penginapan Sartika II Kota Namrole ditunda lantaran terjadi kericuhan. Musda akhirnya dilanjutkan di sekertariat DPD Partai Golkar Provinsi Maluku.

Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderasi (OKK) DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Abdul Kader Mahedar membenarkan hal tersebut. Memang benar Musda IV Partai Golkar yang sempat tertunda itu sudah dilanjutkan. Dan telah terpilih ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan yakni saudara Asryadi Tomia,akui Mahedar saat dihubungi Ambon Ekspres, kemarin. 

Dalam Musda lanjutan, Asriyadi Tomia yang juga ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Buru Selatan mengatongi 50 persen ditambah satu suara. Sementara Zainudin Booy tidak lolos sebagai calon karena tidak mengantongi izin DPP Partai Golkar, lantaran sudah dua kali menjabat ketua DPD Partai Golkar Bursel.

Aturan juklak 202 mengamanatkan bahwa bila kandidat sudah dua kali menjabat ketua DPD, maka harus mendapatkan persetujuan DPP Partai Golkar jika ini maju lagi sebagai ketua DPD. Sementara Jamatia Booy yang juga wakil DPRD Bursel hanya mengantongi rekomendasi dari MKGR, sama Alhidaya. Kalau Asryadi mengantongi rekoemndasi empat kecamatan, SOKSI, KOSGORO dan juga dari AMPI,jelasnya.

Mahedar mengungkapkan, yang harus dilakukan ketua terpilih adalah melakukan konsolidasi organisasi untuk mengamankan siapun dia yang direkoemndasikan DPP Partai Golkar sebagai calon bupati dan wakil bupati di Bursel.

Jadi tugas utama ketua terpilah adalah melakukan konsolidasi untuk mengamkan rekomendasi Pilada Bursel siapaun dia orangnya,tegas Dade.

Dengan terpilihnya Asriyadi Tomia, sebut Mahedar, tidak ada lagi persoalan di Golakr Bursel. Jadi dengan terpilihnya Asryadi tidak ada lagi masalah. Musda IV Partai Golkar Bursel sudah melahirkan ketua DPD yakni Asryadi Tomia,tandasnya.

Asryadi menyampaaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Golkar Bursel. Saya kira ini sebuah keprcayaana yang diberikan, dan siapa melaksanakannya,sebutnya.

Ia akan mengaakomodir semua kepentingan untuk membersarkan Golkar di Bursel. Saya akan merangkul semua kader Golkar untuk membesarkaan Golkar di Bursel terutama dalaam menghadapi Pilkada 9 Desember 2020 mendatang,janjinya. (ESI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau