Connect with us

Berita Utama

Dua Kelompok Pemuda Saling Serang di Kudamati

Situasi saat bentrokan terjadi malam tadi.

Ambon, ameksOnline.- Bentrokan antar warga kembali pecah di Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Bentrokan terjadi sekira pukul 18.5 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam kekacuan itu, namun aktivitas kendaraan bermotor di Jalan Raya terhenti.

Saling lempar terjadi antar mereka di Farmasi Atad dan kelompok di Lorong Dua Hagel. Warga saling hadap berhadapan. Jarak mereka sangat dekat. Namun dalam insiden ini, tidak terlihat warga membawa senjata tajam atau senjata api. Mereka hanya menggunakan batu untuk saling serang.

“Kami tidak tau ada apa, tapi pas mobil kami jalan tiba-tiba ada terjadi lemparan. Tidak tau, lemparan dari mana, tapi tiba-tiba orang sudah ramai di jalan saling berhadapan,” kata salah seorang sopir Angkutan kota yang kebetulan lewat bersamaan dengan insiden tersebut.

Aparat kepolisian dari Polsek Nusaniwe, dibantu pasukan dari Polresta Ambon cepat datang ke lokasi kejadian. Mereka coba membubarkan dua kubu yang terus saling menyerang menggunakan batu.

Mereka awalnya menolak mundur. Dua kubu ngotot untuk terus saling serang. Namun aparat kepolisian yang menggunakan senjata lengkap berhasil memukul mundur dua kelompok yang saling lempar.

Insiden ini berawal dari seorang warga Tugu Dolan, Kudamati bernama Richard Korlowey (31) , pada pukul 18.40 yang berprofesi pengojek usaj mengantar penumpang ke Farmasi Atas. Dalam perjalanan balik, di depan Gereja Christy Natalia, dia dihadang dia dipukul seorang pemuda. Datang sejumlah pemuda lainnya. Beruntung korban cepat menyelamatkan diri.

Tak puas dipukul, Richard balik membaw rekan-rekannya. Mereka berjalan kaki. Kebetulan lokasi Farmasi Atas tak jauh dari tempat Richard. Melihat Richard Cs datang, kelompok pemuda Farmasi Atas langsung menyerang.

Mereka melempari Richard yang bersama kelompok pemuda dari Lorong Dua Hagel. Aksi saling lempar terjadi. Insiden ini berlangsung tak lama. Ada warga yang cepat melapor polisi.

Sekira pukul 19.00 anggota SPK Polresta Ambon, Polsek Nusaniwe, dan PRC Samapta Polda Maluku datang. Mereka berhasil membubarkan massa. Gas air mata di tembakan ke arah dua kelompok tersebut.(UPI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama