Connect with us

Berita Utama

Dua Mantan Pejabat Buru Diserahkan ke Jaksa

Penyidik Dirkrimsus Polda Maluku menyerahkan barang bukti berupa uang negara yang dikembalikan oleh dua tersangka korupsi. -humasPolda-

Ambon,ameksOnline.- Dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi dana lauk pauk di Sekertariat Daerah (Setda) tahun 2015-2017, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Namlea, di Buru.  Sementara barang bukti berupa uang diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejati Maluku.

Penyerahan dilakukan penyidik Direktorat kriminal khusus, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap. Dua tersangka itu, adalah mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru Ahmad Assagaff, dan Mantan bendahara Setda Buru La Joni. Direktur Kriminal Khusus ( Dirkrimsus) Polda Maluku, Kombes Pol Eko Santoso mengatakan, penyerahan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIT.

Penyerahan dilakukan penyidik subdit III tipidkor Ditreskrimsus Polda Maluku. Selain tersangka, Barang Bukti tindak pidana senilai, Rp. 2.216.300.000 juga ikut diserahkan. Uang ini merupakan  pengambilan dari tempat Penitipan di Bank Indonesia. BB diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum.

“Sementara untuk tersangka sendiri, sekitar pukul 10.30 dilaksanakan Proses Penyerahan tersangka di kejari Namlea dan oleh Jaksa Achmad Attamimi, SH kasi Penuntutan Kajati Maluku di lakukan Penahanan terhadap tersangka Ahmad Assagaf dan La Joni Ali, SH,” ungkap Eko Santoso, kemarin.

Dia menjelaskan, penetapan Ahmad Assagaff dan La Joni sebagai tersangka dilakukan penyidik, usai acara gelar perkara yang dihadiri oleh pengawas internal (Irwasda) dan Propam. “Hasilnya memang telah terjadi tindak pidana korupsi, dan berdasarkan alat bukti maka keduanya ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya. 

Atas perbuatannya, kedua pejabat tersebut terancam dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-undang RI ayat 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(ERM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama