Connect with us

Berita Utama

Febry Tetelepta Pimpin Rapat Pembangunan Infrastruktur LIN

LIN Maluku
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta

Ambon, ameksOnline.- Langkah cepat dilakukan Pemerintah Pusat untuk mempersiapkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional atau LIN. Disaat DPR RI menyetujui LIN untuk Maluku dengan besaran Anggaran Rp3,28 Triliun, pemerintah juga tengah merancang pembangunan infrastruktur.

Kemarin, Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta, Selasa (15/9) memimpin rapat koordinasi yang dihadiri oleh Kementrian KKP, Bappenas, Kemenko Marves, Pelindo IV. Selain itu juga dihadiri langsung Pemprov Maluku yang diwakili Kepala Bappeda, Asisten 3, Kadis Perikanan, Kadis PUPR dan Kadis Perhubungan.

Rapat itu membahas tentang akan dibangun dan sudah diputuskan bahwa, Lokasi Pelabuhan Internasional dan Fish market. Lokasi ini berdasarkan Survei dari KKP dan Pemprov Maluku, adalah lahan diantara Desa Waai dan Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Luas lahan mencapai 400 hektar. Sementara perubahan RTRW untuk lokasi Perikanan tersebut, di kerjakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Diharapkan akhir tahun 2020 sudah selesai.

Kepada AmeksOnline, Febry mengatakan, Pemprov segera melakukan Studi cepat September-Februari untuk mempersiapkan grand Desain koordinasi dengan KKP. “Jadi kita menyiapkan semua infrastruktur agar dalam pelaksanaan tidak ada lagi yang belum siap,” kata putra Maluku ini.

Rencana Induk oleh Pemerintah Pusat dan Rencana Aksi oleh Pemprov, kata dia, segera dituntaskan secara komprehenship. “Kajian komprehenship tentang pelibatan nelayan tradisional dalam LIN segera di tuntaskan,” kata dia.

Ditambahkan, Anggaran feasibility study dialokasikan tahun 2021. Sehingga pembangunan LIN diperkirakan akan dimulai akhir tahun 2021. Dan untuk Konsep dasar FS akan memakai Konsep FS yang telah dihasilkan oleh Pelindo IV.

“Disisi lain Pembebasan Lahan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku, sehingga Infrastruktur pendukung seperti jalan, air dan transportasi akan dikerjakan secara simultan. Sebab Bappenas, Kemenko Marves, KKP dan KSP sangat serius utk menyelesaikan LIN untuk Kesejahteraan masyarakat Maluku,” tegasnya.

Komisi IV DPR RI sebelumnya menyetujui usulan tambahan pagu alokasi anggaran Tahun 2021 Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 3,28 Triliun. Tambahan tersebut berdasarkan Surat Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor B.451/MEN-KP/VIII/2020 tanggal 25 Agustus 2020 sebesar Rp 3,28 triliun yang peruntukannya, antara lain untuk merealisasikan Provinsi Maluku dan Maluku Utara sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN).

Selain itu, berdasarkan Surat Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor B.326/MEN-KP/VI/2020 tanggal 22 Juni 2020 sebesar Rp 200 miliar yang peruntukannya untuk Sarana prasarana Desa Wisata Bahari dan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) di 100 kawasan.(UPI)

1 Comment

1 Comment

  1. Allfred pattiwaellapia

    September 16, 2020 at 2:12 am

    Mantap Pak Febri

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama