Connect with us

Berita Utama

Gempa Periodesasi Bisa Terjadi di Maluku

Gempa yang terjadi akhir Tahun 2019 lalu.

Ambon ameksOnline.- Maluku merupakan daerah rawan gempa bumi. Karena memiliki lempengan patahan. Hampir setiap hari BMKG rilis data terjadinya gempa di wilayah ini. Namun kebanyakan tidak dirasakan masyarakat.

Kepala BMKG Stasiun Pattimura Klas II Ambon Oral Kasmet mengatakan, gempa yang terjadi di daerah rawan gempa seperti di Maluku bagian dari gempa periodesasi.

Ia mencontohkan, gempa yang terjadi di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Jumat lalu, juga bagian dari periodesasi karena sebelumnya daerah tersebut mengalami hal yang sama.

Untuk Maluku, bisa terjadi gempa berulang. Hanya saja tidak dapat diketahui kapan. Karena gempa tidak bisa di prediksi kapan terjadinya.

Bahkan, sampai saat ini belum ada satupun ahli atau ilmuan yang bisa mengetahui kapan. Interval waktu periodenya mulai dari 10-20 tahun, bahkan 100 tahun baru terjadi.

“Saya pernah presentasi waktu di Basarnas bahwa gempa ini karena periode berulang. Dan itu bisa terjadi misalnya di Sulawesi Barat. Maluku juga demikian, hanya saja tidak diketahui kapan datangnya,”ujar Oral Kepada Ameksonline, Senin (18/1).

Maluku, kata dia, belum lama ini dihantam gempa bumi pada September 2019, mengguncang wilayah Pulau Ambon dan sekitarnya. Kerusakan rumah tak terbendung. Ribuan warga mengungsi.

Jika dilihat dari sejarahnya Maluku pernah mengalami masa kepahitan ratusan tahun lalu. Pernah terjadi gempa yang menelan puluhan bahkan ratusan jiwa.

“Maluku memiliki patahan dan lempengan. Misalnya patahan di Laut Banda, Seram dan Buru. Sehingga tidak bisa diprediksi kepan terjadi, tetapi untuk periode gempa berulang pasti terjadi,” katanya. ( WHB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama