Connect with us

Berita Utama

Hari Ini 3 Kadis Diperiksa KPK Terkait Dugaan Gratifikaksi

Tiga Kadis Pemkot Ambon diperiksa
Salah satu Kadis yang hendak masuk ke kantor BPKP RI, perwakilan Maluku, di kawasan Waihaong Ambon.

Ambon, ameksOnline. – KPK kembali memeriksa Kepala OPD Pemerintah Kota Ambon. Selasa (29/6) ada tiga orang yang menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan masih seputar dugaan gratifikasi ke Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

Informasi ameksOnline dari KPK menyebutkan, pemeriksaan ini terkait dugaan gratifikasi. Sama halnya dengan Buru Selatan, dan juga Buru. Namun sumber ini belum mau membuka detail kepentingan penyelidikan.

“Masih tahapan penyelidikan. Jadi belum bisa. Pemeriksaan di Ambon kan masih jalan. Anda pantau saja disana, siapa-siapa yang menjalani pemeriksaan. Tapi ini terkait gratifikasi,” ungkap sumber ini.

Baca: Empat Daerah di Maluku Ini Berurusan Dengan KPK

Tiga Kepala OPD yang menjalani pemeriksaan masing-masing, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon Jhon Slarmanat, Kadis PUPR Kota Ambon Melianus Latuihamallo, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, Gustaaf Dominggus Sauhatua Nendissa.

Selain mereka sebelumnya ada Kadis Koperasi UMKM, dan Kadis Kesehatan dimintai keterangan. Kepala LPSE Kota Ambon juga sudah diperiksa KPK.

Terkait pemeriksaan Kepala LPSE ini, sumber ameksOnline mengungkapkan, terkait dengan ada dugaan proyek yang diarahkan oleh pejabat di Pemerintah Kota Ambon.

Pantauan media ini disekitar kantor BPKP RI, Perwakilan Maluku di Waihaong, nampak ketiga Kadis ini berada di kantor tersebut sejak siang. Belum diketahui pasti pemeriksaan tersebut.

Baca: BRI Fokus Bangun Usaha Kecil

Kadis PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo yang dicegat mengaku, kehadiran dirinya bersama sejumlah Kadis itu untuk dimintai keterangan. Hanya saja belum diketahui pasti terkait persoalan apa.

“Hanya disuruh bawa rekening koran. Dan dimintai keterangan tapi kita belum tahu soal apa, “ kata dia singkatnya sambil berjalan masuk menuju kantor BPKP RI perwakilan Maluku, di kawasan Waihaong itu, Selasa siang.

Sementara dua kadisnya mengaku, tidak mengetahui secara detail mereka di panggil terkait persoalan apa. “Kita belum tahu. Kita hanya hadir saja, ” singkat salah satu kadis.

KPK ke Ambon khusus untuk kasus dugaan gratifikasi ini sudah ketiga kalinya. Mereka datang sejak Kamis (24/6). Namun pemeriksaan baru dilakukan pada Jumat (25/6). (ARH)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama