Connect with us

Berita Utama

Hutang Rp700 Miliar Dibayar Pakai DAU Maluku

Anggota DPRD Maluku dari PKS, Fauzan Alkatiri.

Ambon, ameksOnline.- Pemerintah Provinsi Maluku, berencana mengembalikan pinjaman Rp700 miliar selama tujuh tahun ke PT SMI. Pembayaran baru akan dilakukan pada 2022 atau 2023.

Pembayaran akan diambil dari Dana Alokasi Umum dari dana bagi hasil. Penggunaan DAU ini akan memotong alokasi dana pembangunan di sejumlah dinas di Pemerintah Provinsi Maluku dimulai pada 2022 mendatang.

“Semuanya pakai DAU,” kata sumber ameksOnline di Pemerintah Provinsi Maluku. Konsekwensi dari penggunaan DAU, adalah dana pembiayaan pembangunan di 2022 akan semakin kecil, karena pemotongan untuk pembayaran hutang.

Tiap tahunnya Pemerintah Provinsi Maluku punya kewajiban membayar ke PT SMI sebesar Rp100 miliar lebih. Sementara DAU untuk Maluku sejak 2021 dipotong oleh pemerintah pusat. Apakah, 2022 akan kembali dipotong belum diketahui.

Anggota DPRD Maluku dari Fraksi PKS, Fauzan Alkatiri kepada ameksOnline mengungkapkan, pemotongan DAU untuk membayar hutaing ke PT SMI selama tujuh tahun, tentu memberatkaan APBD tahun berjalan.

Kondisi ini, kata dia, juga akan berdampak pada perencanaan pembangunan yang sudah di susun selama lima tahun oleh pemerintah. “Tentu akan berdampak pada program di masing-masing dinas di Pemerintah Provinsi Maluku,” kata dia.

Untuk pembayaran utang, akui dia, tidak perlu menmapat persetujuan dari DPRD Maluku. Ini sesuai dengan surat edaran dari Menteri Keuangan. Hanya saja, pemotongan DAU memang akan sangat memberatkan dinas-dinas dalam menjalankan program pembangunannya.

Menurut dia, tidak masalah jika proyek-proyek pemerintah yang dibiayai lewat dana Rp700 miliar itu menyentuh kepentingan publik. “Sekarang saja banyak laporan masyarakat yang masuk, baik secara lisan maupun tertulis ke DPRD,” kata dia.

DPRD Maluku, kata dia, akan melakukan evaluasi terhadap semua pelaksanaan proyek-proyek tersebut. “Kalau ada temuan, tentu ada rekomendasi dari DPRD Maluku,” pungkas Alkatiri.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama