Connect with us

Lintas Pulau

Infrastruktur Minim, DPRD Bursel-Buru akan Temui Kementerian PUPR

Ketua DPRD Bursel

Namrole, ameksOnline – Minimnya infrastruktur jalan dan jembatan menjadi penyebab ketertinggalan dan keterisolasian sejumlah daerah di Buru maupun Buru Selatan. Kondisi ini menjadi penyumbang pada tingginya kemiskinan.

Sejumlah jalan utama di Buru dan Buru Selatan masih memprihatinkan. Ini mendorong DPRD dua kabupaten itu untuk bersama-sama menemui Balai Jalan dan Jembatan Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara dan Kementerian PUPR.

Data yang diperoleh ameksOnline, sejumlah ruas jalan yang belum diperbaki dan dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) provinsi yakni, jalan Leksula- Tifu, Tifu – Fogy, Fogy- Biloro, Tifu-Mangeswaen, Mangeswaen- Batu Karang, Batu Karang- Ruma Tiga, Teluk Bara- Biloro.

“Dalam pertemuan bersama dengan DPRD Kabupaten Bursel dan Buru, kita telah bersepakat untuk menemui Balai Jalan dan Jembatan dan Kementerian PUPR untuk membicarakan sejumlah ruas jalan yang sampai saat ini belum tertangani,” ujar ketua DPRD Buru Selatan, Muhajir Bahta kepada wartawan saat kunjungan ke DPRD Buru, pekan lalu.

Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, kondisi terparah dialami sejumlah daerah di Buru Selatan. Ada sejumlah ruas jalan yang sampai saat ini belum tertangani karena keterbatasan anggaran. Akhirnya daerah makin terisolasi.

Menurutnya, DPRD Buru dan Bursel harus berkomitmen untuk memajukan daerah secara bersama. Selain jalan, kata Bahta, ada persoalan lain yang akan dibicarakan dengan Kementerian PUPR.

“Ada juga jembatan- jembatan yang ada di ruas jalan tersebut yang membutuhkan penangangan segera dan itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit,” ujarnya.(ESI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau