Connect with us

Berita Utama

Jaringan Internet Gangguan, Masyarakat Semprot Telkomsel dan Telkom

transaksi digital BRI
ILUSTRASI

Ambon, ameksOnline.- Jaringan internet di Kota Ambon, dan hampir seluruh wilayah Maluku gangguan. Gangguan khusus pada mereka yang menggunakan provider Telkomsel maupun layanan Telkom.

Belum diketahui apa penyebab gangguan tersebut, namun masyarakat mulai menumpahkan kekecewaannya.

Sampai berita ini dirilis pukul 23.00, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel maupun Telkom erkait gangguan tersebut. Gangguan mulai terjadi sejak, Minggu (19/9) malam sekira pukul 20.30.

Gangguan baik terjadi pada smartphone yang menggunakan paket data Telkomsel, maupun jaringan Wifi dari Telkom. Penggunaan semua aplikasi pada smartphone maupun internet sama sekali tak bisa difungsikan.

Padahal pada smartphone, maupun jaringan Wifi tidak terlihat ada ganggguan. Simbol 4G masih terlihat dengan jaringannya, maupun jaringan Wifi. Namun saat akan dikoneksi ke internet tidak berfungsi.

Satu jam kemudian, penggunaan whatsapp mulai berfungsi, namun sangat lambat. Demikian juga penggunaan aplikasi lain, baik itu media sosial, maupun lainnya.

“Kalau handphone dimatikan, lalu dinyalakan lagi, berfungsi normal. Tapi ketika beberapa menit kemudian sudah lambat lagi untuk mengakses. Ini sangat merugikan kita sebagai pelanggan,” kata pemilik akun Facebook bernama Satria.

Banyak masyarakat kemudian menumpahkan kekesalannya baik di Facebook maupun story whatsapp. Mereka mengaku, kecewa karena apa yang dibayarkan tidak sesuai dengan pelayanannya.

“Kalau terlambat bayar mereka main putus. Sekarang kalau gangguan seperti ini, kami mau komplain seperti apa? Tidak ada penjelasan sama sekali. Ini mengganggu pekerjaan kita,” kata beberapa jurnalis lewat akun facebooknya.

Hingga pukul 23.15 WIT, jaringan juga belum berfungsi normal. Sejumlah perusahaan media yang bergantung pada koneksi internet, terpaksa tertunda pekerjaannya.

“Jelas kami dirugikan. Kita kerja dengan deadline waktu. Sekarang kalau seperti ini, kita mau tunggu berapa lama. Jadi sangat-sangat merugikan. Kerja sama sekali tidak profesional,” kesal Maku yang bekerja sebagai layouter salah satu media.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama