Connect with us

Berita Utama

Kaki Tangan Gembong Narkoba Gerard Tomatala Diringkus BNNP

Pegawai lapas terlibat narkoba
Kaki tangan gembong narkoba Gerard Tomatala yang ditangkap dalam operasi BNNP Maluku. -Humas BNNP Maluku-

Ambon, ameksOnline.- Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku kembali berhasil membongkar jaringan gembong narkoba. Lima orang diciduk. Dari tangan mereka disita 50 gram shabu senilai Rp150 juta.

Jaringan ini terbongkar setelah BNNP Maluku mendapat informasi dari masyarakat. Informasi terkait adanya transaksi dari Jakarta. “Tepatnya pengiriman dari Kampung Ambon, Jakarta,” ungkap kepala BNNP Maluku, Brigjen M zianul Mutttaqien, Selasa(6/4).

Senin (5/4) ada barang yang dikirim dari Kampung Ambon di Jakarta ke Ambon. BNNP bekerjasama dengan Lanud, pihak Angkasa Pura, dan Polresta Pulau Ambon dan PP Lease langsung bergerak. Mereka mengintai.

Ditemukan dua orang karier di Bandara. Tak langsung dilakukan penyergapan. Satu kurir itu berinisial, VN (23) warga Tulehu. Dia bertugas mengambil barang. Sementara rekannya menunggu di sekitar Bandara Pattimura.

VN langsung diringkus. Setelah diinterogasi di tempat, dia mengaku bersama EP. Tim bergerak cepat kemudian menangkap EP. BNNP langsung melakukan pengembangan dari VN dan EP.

Dari mulut kedua kurir ini muncul lagi nama gembong narkoba besar, Gerard Tomatala. Gerard sendiri sudah dievakuasi ke Nusakambangan, Jawa Tengah dengan pengamanan maximum risk.

Keduanya juga mengungkap adanya kontak langsung dengan RB, adik dari Gerard. RB ini ditahan di Lapas Ambon. “Jadi sebelum Gerard dipindahkan, dia sudah menunjuk adiknya RB untuk mengendalikan bisnias narkoba dari Lapas,” kata Muttaqien.

Kepala BNNP Maluku dan Kepala Kanwil Hukum dan HAM Maluku, Andi Nurka langsung melakukan sidak. Dalam pelaksanaan sidak ke ruang tahanan RB, ditemukan banyak petunjuk. Disita juga handphone milik RB.

“Kita menyita 8 handphone, 10 ATM dan lima buku rekening yang semua berkaitan dengan transaksi narkoba di Lapas dan jaringan di luar Lapas yang dikendalikan langsung oleh RB,” kata Muttaqien.

Dalam pemeriksaan, RB mengungkap adanya keterlibatan pegawai Lapas berinisial IP. IP kemudian ditangkap di kantornya. Sementara satunya lagi, MC ditangkap di kediamannya.

BNNP dalam operasi itu berhasil menangkap lima orang jaringan dalam Gembong Narkoba Gerard Tomtala. “Semuanya dalam pemeriksaan,” kata dia.(UPI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama