Connect with us

Lintas Pulau

Kasat Pol PP MBD Aniaya ASN, tak Ditahan Polisi

Ilustrasi

Ambon, ameksOnline.- Penyidik Satuan Reskrim Polres Maluku Barat Daya (MBD), didesak menuntaskan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Kasat Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Dhany Saknohsiwy. Dia diduga menganiaya ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jhon Baket.

Penganiayaan terjadi di Kota Tiakur, MBD, awal Juli lalu. “Sudah sebulan tapi tidak ada progres penanganan dari pihak Polres sendiri. Padahal saat itu saya dianiaya babak belur, hanya karena persoalan sepele. Saya minta supaya Polres lebih serius menangani kasus saya ini,” kata korban Jhon Baker, dalam rilisnya yang diterima media ini, Selasa (4/8).

Menurutnya, penyaniayaan yang dilakukan oleh Kasat Polisi PP itu berawal adanya aksi razia penggunaan masker oleh Polisi Pamong Praja di Kota Tiakur MBD. “Saat ini saya tidak gunakan masker secara benar, sehingga dianiaya. Namun yang anehnya setelah penganiayaan itu terjadi kemudian saya laporkan, tidak ditangani sampai saat ini,” beber dia.

Dikatakan, dirinya sangat kecewa dengan kinerja Polres MBD dalam hal ini Penyidik Satuan Reskrim polres tersebut. “Secara pribadi dan sebagai korban sangat kecewa dengan sikap atau kinerja mereka. Saya hanya minta keadilan. Masa pelaku kejahatan tidak disentuh oleh hukum dan dibiarkan bebas berkeliaran seakan tidak tersandung hukum,”terangnya.

Dia berharap, agar Kapolda Maluku Irjen Baharuddin Djafar, dan Wakapolda Brigjen Jan Leo de Fretes untuk mengevaluasi kinerja Satuan Reskrim Polres MBD. “Kami berharap pak Kapolda dan Wakapolda maupun Pimpinan Polri di Maluku untuk bisa melihat hal ini, karena jika tidak maka semua orang bisa lakukan hal yang sama. Apalagi kita diwilayah seperti MBD ini,” pungkasnya. (AHA).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau