Connect with us

Lintas Pulau

Ketua DPRD Pastikan Pilkades Buru Serentak Dilaksanakan 2021

Ketua DPRD Kabupaten Buru, M. Rum Soplestuny.

Namlea, ameksOnline.- Pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Buru tetap akan dilaksanakan. Proses demokrasi di tingkat desa ini sudah dianggarkan anggaran pelaksanaannya pada tahun 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Buru, M. Rum Soplestuny kepada ameksOnline menepis isu adanya penundaan pilkades tersebut. Isu penundaan sengaja dikembangkan oleh segelintir orang.

“ Saya minta kepada masyarakat Kabupaten Buru agar tidak terprovokasi dengan isu atau opini liar yang mengatakan bahwa pilkades tidak akan dilaksanakan di tahun 2021,” pesan M.Rum Soplestuny dengan nada tegas.

Menurut Soplestuny, pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten yang bertajuk Retemena Barasehe ini telah disetujui oleh DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru saat pembahasan anggaran tahun 2020 lalu.

Dimana dana yang dialoksaikan untuk pilkades serentak itu dianggarkan sebesar Rp 600 juta lebih untuk proses pilkades kurang lebih 23 desa. ” Dari anggaran tersebut secara teknis dihitung sekitar 23 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak ditahun 2021, ” beber dia.

Rencana pilkades serentak untuk sejumlah desa itu tentu akan dimonitoring dan dievaluasi oleh DPRD sebagai lembaga pengawasan. Orang nomor satu di lembaga legislatif ini menegaskan demi mewujudkan pemerintahan yang baik (Good Governance) untuk desa yang maju dan sejahterah DPRD Kabupaten Buru berkomitmen untuk menganggarkan anggaran tersebut.

Selain itu kata dia, langkah DPRD Kabupaten Buru tentunya tak lain dan tak bukan hanya semata-mata untuk meminimalisir isu atau opini liar yang berkembang mengenai tidak dilaksanakannya pilkades. ” Jadi untuk diketahui bahwa jika DPRD sudah menyetujui anggarannya, maka tentunya pilkades tetap akan dilaksanakan tanpa kecuali,” ujarnya.

Soplestuny yang dikenal ramah ini menambahkan, secara teknis baik Bupati Kabupaten Buru maupun dinas PMD serta BPD sudah menyiapkan perangkat teknis untuk pemilihan pilkades yang akan dilaksanakan di tahun ini.

Dengan demikian, pihaknya berharap mudah-mudahan tak ada regulasi yang berubah baik ditingkat pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi untuk pelaksanaan pilkades tersebut.

Dia menjelaskan, pilkades serentak ini akan dievaluasi prosesnya. Setelah pasca perubahan anggaran di tahun 2021 ini menghasilkan pilkades yang berkualitas, integritas dan efektif, maka tidak menutup kemungkinan DPRD akan menganggarkan anggaran untuk pilkades tahap selanjutnya.

“ Kami berharap desa-desa yang akan melaksanakan pilkades serentak baik secara langsung maupun demokrasi diharapkan setelah terpilih menjadi kades devenitif dapat menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya dengan nada harapan. (AKS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau