Connect with us

Ekonomi

Kontraktor Luar di Lelang Cek Dam Rinjani

ILUSTRASI

Ambon, ameksOnline.- Paket proyek peningkatan Cek Dam di Kampung Rinjani, Kota Ambon belum ditetapkan siapa kontraktor pelaksananya. Tender memasuki fase terakhir. Proyek itu diharapkan, nantinya tetap dikerjakan kontraktor lokal.

Ada sejumlah BUMN yang ikut dalam tender tersebut. Termasuk perusahaan swasta yang berasal dari luar Maluku. Panitia diminta mempertimbangkan prioritas kontraktor lokal.

Proyek ini dibiayai Asian Development Bank dengan total biaya Rp160 miliar. Menurut pegiat anti korupsi Mohammad Ikhsan Tualeka. Kata dia, di masa pandemik, ekonomi daerah lesuh. Banyak usaha terdampak. Karena itu, pengusaha lokal harus diberdayakan.

“Kontraktor lokal ini punya karyawan banyak. Mereka harus dihidupi. Karena itu, wajar kalau kemudian mereka menjadi prioritas dalam setiap proses pekerjaan infrastruktur fisik di Maluku. Kenapa, karena bisa menggiatkan ekonomi daerah, di tengah kelesuhan ekonomi akibat pandemik Covid-19,” kata dia.

Meski demikian, kata dia, kontraktor lokal juga harus memenuhi syarat profesional. Bukan berdasarkan Kolusi Korupsi dan Nepotisme. Tapi memang syarat lelangnya memenuhi syarat, dan terpenting mampu.

“Jangan tidak mampu, lalu dipaksakan karena unsur KKN. Pertama, memenuhi syarat. Kedua mampu. Dan selama ini kan kontraktor lokal juga punya kemampuan yang tak kalah baik dari BUMN atau swasta di luar Maluku. Jadi untuk apa pakai dari luar, kalau lokal saja mampu,” kata dia.

Karena itu, dia mengingatkan BP2JK Wilayah Maluku, untuk memperhatikan kontraktor lokal, dengan tidak menafikan kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi