Connect with us

Metro Manise

Korupsi Pastori Waai, Jaksa Takut Sentuh Wellem Wattimena?

Ilustrasi

Ambon, ameksOnline.- Kelanjutan penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Pastori IV GPM Waai, Kabupaten Maluku Tengah memantik perhatian publik. Padahal jaksa awalnya kebut tuntaskan kasusnya.

Praktisi hukum, M. Saleh Riry kepada Ambon Ekspres mengatakan, sejak pergantian pimpinan Kajati dari Triyono Haryanto ke Yudi Handono hingga saat ini penanganan kasusnya mandek. Kasus ini menyeret nama angora DPRD Maluku, Wellem Wattimena.

Kalau memang tidak cukup bukti, atau sejumlah dana telah dikembalikan secera keseluruhan oleh terduga pelaku, maka Kejaksaan Tinggi Maluku mestinya transparan sehingga tidak terkesan ada dusta, kata M. Saleh Riry.

Menurut dia, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Yudi Handono harus menentukan sikap terhadap kepastian hukum penanganan perkara tersebut.

“Sangat disayangkan, jika kasus lain cepat ditangani. Padahal kasus ini kan masalah rumah ibadah, jadi secepatnya harus dituntaskan sehingga ada kepastian hukum,” kesal Riry.

Menurutnya, jika terlapor sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya, dan klarifikasi, itu haknya. Ada data data lain yang mestinya harus digali oleh jaksa untuk mengungkap kasus tersebut.

“Ini kan uang jemaat, uang gereja yang dihibahkan oleh pemerintah untuk pembangunan rumah ibadah, dan jika kasus ini tidak diproses lebih lanjut, maka hal ini menjadi preseden buruk bagi kejaksaan,” pungkasnya.

Dia mengingatkan, bahwa semua orang memiliki kesamaan dan derajat sama dimata hukum. Kerena itu, tak ada alasan bagi jaksa untuk mengumpulkan fakta dan bukti. Jika alasan jaksa adalah sementara pengumpulan data dan bahan keterangan, mengapa pada kasus lain tidak pernah ada alasan seperti ini?

“Ingat bahwa kasus ini berkaitan dengan rumah ibadah. Masyarakat saat ini telah menunggu dan memanti sejauhmana keseriusan kejaksaan dalam menuntaskan kasus ini,” pesannya. (AKS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Metro Manise