Connect with us

Berita Utama

Langkah AT di SBT dan Malteng Dinilai Investasi ke Pilgub Maluku

Abdullah Tuasikal saat membantu Mukti Keliobas di Pilkada SBT, Desember lalu. -ISTIMEWA-

Ambon, ameksOnline.- Syahwat politik Abdullah Tuasikal tak berhenti di Pemilu legislatif. Setelah berhasil membawa dia bersama isteri, Mirati Dewaningsih Tuasikal ke Senayan, kini politisi yang pernah berseragam Golkar itu, ingin berkuasa lagi di Maluku Tengah.

Mirati disiapkan bertarung di Pilkada Malteng 2022 mendatang. Deklarasi sudah dilakukan. Jargonnya, Trik Mediasi. Mantan politisi PKB ini menjadi bakal calon pertama yang sejak awal menyatakan diri siap bertarung di Malteng.

Kiprah politik Mirati, tak lepas dari peran AT sebagai suami. Lalu apa langkah politik AT dengan mendorong Mirati dalam bursa pencalonan Pilkada Malteng?

Informasi yang diperoleh ameksOnline, mewacanakan Mirati maju dalam bursa Pilkada Malteng, merupakan langkah politik mantan Bupati Malteng dua periode ini menguji basis massanya di daerah dengan jumlah pemilih terbanyak di Maluku ini.

AT sejak dulu memiliki basis tradisional di Malteng. Karena itu, dia mudah memuluskan langkah politiknya, ketika harus bertarung dalam momentum politik. Dalam pilgub dua kali, dia berhasil membuktikan itu.

Di Malteng, AT selalu memiliki suara terbanyak. Karena itu, langkah politik disiapkan sejak awal, termasuk ajang pertarung pilkada di beberapa kabupaten yang baru saja menyelesaikan pilkada serentak.

Di Buru Selatan sejak awal politisi NasDem ini mendorong Haji Ali yang berpasangan dengan Zainuddin Boy. Namun arah NasDem berubah. NasDem pilih merekomendasikan pasangan lain. AT memilih tak terjun langsung di Bursel.

Dia juga menyiapkan langkah politik di Aru, termasuk coba mengutak-atik siapa yang harus bertarung disana. Namun lagi-lagi ekspektasi politiknya berbeda dengan kepentingan NasDem.

Di SBT, dia lebih menikmati pertarungan. NasDem merekomendasikan Abdullah Mukti Keliobas-Idris Rumalutur. AT mengambil peran disana. Dia bersama Ramli Umasugi Ketua DPD Golkar Maluku, di injury time memastikan kemenangan jago Golkar itu.

AT dan Ramli punya kepentingan yang sama, merontokan jago Murad Ismail Ketua DPD PDIP Maluku, Fachri Alkatiri-Aroby Kelian. Meski kemudian, AT dan Ramli punya kepentingan politik berbeda di Pilgub Maluku nantinya.

“Kabarnya dia (AT) siapkan diri bertarung dalam pemilihan gubernur Maluku mendatang,” kata orang dekatnya yang menolak namanya disebutkan. Karena itu, Mirati disiapkan sejak awal untuk mendukung langkah politik AT.

Ambisi AT merebut Ketua DPW NasDem Maluku, dari tangan Hamdani Laturua. Dia berharap, setelah mendapatkan NasDem, bendera parpol menuju Pilgub akan lebih mudah direbut.

Untuk mendapatkan NasDem, AT beberapa kali mencoba masuk ke Surya Paloh, Ketua Umum NasDem. Langkah AT ini dibaca Ketua DPD PDIP Maluku, Murad Ismail.

Pengamat politik dari Fisip Unpatti, Amir Kotarumalos yang dimintai pendapatnya soal langkah politik AT, mengatakan apa yang dilakukan politisi kawakan itu di SBT dan Malteng, sebagai investasi politik.

“Investasi politik itu, Saya berikan apa, dapat apa. Dan tujuan akhirnya, adalah pada pemilihan Gubernur Maluku mendatang. Itu tak bisa dipungkiri. Apalagi tidak hanya di SBT dan Malteng, di Buru juga kabarnya AT ikut bermain,” kata dia.

Apa yang terjadi di SBT, kata Amir, adalah penyatuan visi antara AT maupun Ramli Umasugi untuk melawan PDIP dan Murad Ismail. “Apa yang terjadi di SBT, tidak menutup peluang politik, terjadi lagi di Malteng,” kata dia.
Menurut dia, irisan politiknya tak jauh berbeda. SBT bisa terulang lagi di Malteng. Dua partai besar, Golkar dan PDIP, akan Sebelah menyebelah. Termasuk dengan parpol lain saat pilkada SBT.

“Dorongan AT, orang membaca politik dinasti. Tapi menurut saya, satu upaya pembuktian kekuatan politik. Tidak mudah akan tumbang. Klantaisme politik sudah tertanam di Malteng sudah 20 tahun,” kata dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama