Connect with us

Pendidikan

Mahasiswa Unhas Asal Maluku-Malut Gelar KKN Tematik

Dosen Pengampu KKN (DPK) Posko Maluku-Malut, Fadlan Ahmad

Ambon, ameksOnline.- Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 104 tahun 2020 bebeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Situasi pandemi covid-19 yang masih belum berakhir, menjadi alasannya. 

KKN tahun ini unik. Karena berlangsung secara daring dan berlokasi di wilayah domisili masing-masing mahasiswa. Mereka mengusung tema “Bersatu Melawan Covid-19”. KKN Tematik kali ini merupakan, upaya kampus merah membantu pemerintah menekan dan menecegah penularan virus covid-19 di daerah masing-masing peserta. 

Salah satu posko yang menggelar KKN Tematik, adalah mahasiswa asal Maluku-Maluku Utara. Mereka berjumlah 15 orang yang melaksanakan KKN di dua provinsi yang berbeda. Pelaksanaannya mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, mereka tak kering ide. Salsabila Ammari mahasiswa Unhas yang ikut dalam KKN tematik di Ternate, membantu pemerintah setempat. Dia membuat Analisis Tren Peningkatan Kasus Postif Covid-19 di Kota Ternate.

“Saya ingin membantu pemerintah kota Ternate dalam mengetahui peningkatan positif covid-19 dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid. Selain itu, juga untuk menerapkan pengatahuan yang diperoleh selama di bangku kuliah,” ujar mahasiswa prodi Matematika Unhas, Minggu (9/8).

Dosen Pengampu KKN (DPK) Posko Maluku-Malut, Fadlan Ahmad, dalam rilisnya kepada AmeksOnline mengungkapkan, terdapat kegiatan sesuai bidang keilmuan peserta KKN. Seperti Sosialisasi Tata Cara Bertanam Hidroponik, Sosialisasi Tentang Cara Budidaya Ikan Yang Baik Dan Benar (CBIB), Video dan Poster Edukasi Mengenai Sistem Pembayaran Non Tunai (Uang Elektronik) Di Kota Ternate, serta Infografis Tentang Resiko Perikok Untuk Terinfeksi Covid19.

Mahasiswa Unhas juga membuat edukasi mengenai Kebijakan Pemerintah, Edukasi PHBS, dan Edukasi Penerapan Protocol Kesehatan baik secara laring maupun daring melalui poster dan infografis. 

Salah satu peserta KKN, Utari Nursyahbani, melakukan Edukasi penerapan Perwali Ambon Nomor 18 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Ambon.

Menurut Fadlan, mahasiswa KKN juga memafasilitasi masyarakat dengan membagikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan handsanitizer yang dilakukan di Komplek Btn Kanawa Indah, dan Di Lorong Tagepe (RT 006/RW 019), pemberian tempat cuci tangan (Komplek Tumbalaka, Kota Tual) dan pembagian sabun cuci tangan di masjid. Kegiatan juga disertai pembagian poster cara cuci tangan yang baik dan benar. 

Lomba Video Praktik Cuci Tangan dilaksanakan oleh mahasiswa teknik, Zulaikha Pattimahu. Pattimahu menjelaskan Kegiatan ini merupakan bentuk rehabilitasi terhadap siswa yang merasa jenuh, karena berada di rumah saja selama masa pandemic covid 19 ini berlangsung.(yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Pendidikan