Connect with us

Metro Manise

Mau Dapat Asuransi Kecelakaan? Harus ada Laporan Ini

asuransi kecelakaan
Sosialisasi kepada Mitra BPJS Kesehatan yang ada di kota Ambon. Sosialisasi ini digelar di kantor Jasa Raharja. -Leo-

Ambon, ameksOnline.-   Korban kecelakaan tunggal maupun ganda tetap mendapat asuransi. Asuransinya akan bergantung pada biaya perawatan medis. Jasa Raharja memiliki besaran batas pembiayaan. Karena itu, mereka telah membangun kerjasama dengan BPJS.

Kerjasama dengan BPJS ini untuk pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Pekerja yang mengalami kecelakaan baik saat bekerja maupun kecelakaan lalu lintas saat berangkat, pulang atau perjalanan dinas, penjaminnya adalah BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta yang mengalami Kecelakaan lalu Lintas (KLL) non kecelakaan kerja dalam hal ini kecelakaan ganda, penjamin utamanya adalah Jasa Raharja sampai dengan plafon yang telah diatur. Apabila biaya perawatan melebihi plafon, maka sisanya akan dijamin oleh BPJS Kesehatan. Namun apabila peserta mengalami KLL tunggal non kecelakaan kerja, maka dapat langsung dijamin oleh BPJS Kesehatan,” kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Dahrul Muluk.

Hal ini disampaikan Dahrul dalam sosialisasi kepada Mitra BPJS Kesehatan yang ada di kota Ambon. Sosialisasi ini digelar selama tiga hari. Dan dipusatkan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ambon. 

Peserta sosialisasi berasal dari Badan Usaha, Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan Rumah Sakit (PIPP RS) di kota Ambon, dan Duta BPJS Kesehatan perwakilan dari setiap kabupaten/kota di wilayah Maluku.

Menurut dia, semua penjaminan harus sesuai prosedur. Persyaratan penjaminan kasus laka tunggal maupun ganda wajib melengkapi kelengkapan administrasi penjaminan. Salah satunya adalah Laporan Polisi (LP). Apabila tidak ada LP, pelayanan tidak dapat dijamin baik oleh Jasa Jaharja maupun BPJS Kesehatan. 

Meski demikian, kata dia, implementasi kebijakan ini perlu ada sinkronisasi. Karena itu dilakukan sosialisasi, yang bertujuan menyamakan persepsi terkait peran dari masing-masing lembaga penjaminan dalam hal kecelakaan lalu lintas (KLL).

“Sosialisasi sangat diperlukan karena kita ketahui bersama bahwa maluku terdiri dari kepulauan maka diperlukan persamaan persepsi terkait regulasi yang sudah berlaku selama ini” ucap Dahrul kepada pers, kemarin. 

Kepala Unit Operasional dan Humas Broery Nanlohy sebagai narasumber dari Jasa Raharja Cabang Maluku, mengapresiasi kegiatan sosialisasi bersama ini sebagai bentuk sinergi dalam rangka menyamakan pemahaman kepada masyarakat. 

“Sebagai mitra kami selalu bersinergi dalam melakukan sosialisasi bersama. Dengan diskusi langsung diharapkan dapat menghasilkan solusi terkait permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan.” tutur Broery.(PRO3)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Metro Manise