Connect with us

Berita Utama

Moses Ratumalessy, Dedengkot RMS Yang Kini Setia ke NKRI

Moses Rutumalessy dalam pertemuan bersama Kapolres, dan Dandim SBB. -IST-


Ambon, ameksOnline.-Pendiri Eks FKM RMS yang kini kembali setia ke NKRI, Moses Rutumalessy mengungkapan, penyesalannya menghianati Indonesia. Dia mengajak mereka yang masih berkeinginan untuk bersama RMS, untuk kembali ke NKRI.

Hal ini disamapikan Moses saat menghadiri pertemuan dengan Kapolres SBB, Dandim dan seluruh warga di Kantor Camat Kairatu Barat, Desa Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (23/4). Pertemuan dengan tema “Melalui Kebersamaan Mari Katong Jaga Negeri Untuk Tetap Aman dan Damai Demi Keutuhan Indonesia”.

Dia mengaku, sudah berikrar dan menyatakan diri keluar dari simpatisan organisasi terlarang Front Kedaulatan Maluku/Republik Maluku Selatan. Moses mengaku, ingin hidup tenang, dan tetap setia kepada NKRI.

Moses juga minta maaf kepada pemerintah Seram Bagian Barat (SBB). “Gara gara katong punya organisasi RMS ini, biking teman teman simpati sampai ada yang terjebak masuk tahanan dan lain lain. Beta sangat menyesal,” ungkap dia.

Dia menuturkan, awalnya berjuang bersama sama dengan Alex Manuputty. Alex adalah tokoh sentral organisasi terlarang ini. Dia bergabung mulai dari pembentukan organisasi FKM-RMS sampai membentuk kabinet untuk 45 orang.

Moses lah yang berjalan mengelilingi Maluku untuk membentuk organisasi organisasi FKM-RMS. Dan ada empat negara yang siap membantu bantuan persenjataan. Bahkan dirinya mengatakan ada kantor perwakilan yang sudah dibentuk juga FKM-RMS di Jakarta.

Dia mengaku, merupakan salah satu oknum yang pernah terlibat dan bergabung dalam kelompok tersebut. Kini dia menyesal. Perbuatannya yang bertentangan dengan ideologi bangsa dan NKRI, adalah jalan yang salah.

“Saya menyadari dan menyesali sepenuhnya perbuatan yang pernah dilakukan. Dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang melanggar hukum, setia dan taat kepada Pancasila dan NKRI, serta patuh dan tunduk kepada pemerintah negara kesatuan Indonesia,” tegas Moses.

Kini dirinya sudah hidup tenang untuk keluarga, serta tidak mau mendengar atau pun berurusan lagi dengan masalah-masalah organisasi tersebut. (UPI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama