Connect with us

Berita Utama

LIN Berjalan, Febry: Nelayan Kecil Jadi Kekuatan

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta saat memimpin rapat terkait implementasi LIN. -Lutfi Helut-

Ambon, ameksOnline.-Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta, memimpin Rapat Koordinasi terkait Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN). Rapat berlangsung di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan, Kamis (18/2).

Dalam pertemuan dihadiri Dinas kelautan dan Perikanan Maluku, DPRD Maluku, Kementerian koordinator Kemaritimab, Kementerian KKP, Kementerian Perhubungan.

Sejumlah BUMN-BUMN yang terkait seperti Garuda, Pelindo, PGR maupun Perikanan Nusantara. “Kita pastikan tiga hal, Logistik dan Perhubungan Investasi maupun bagaimana mau memperhatikan tentang nelayan kecil,” kata dia.

Dari hasil pemetaan, kata dia, pemerintah pusat memastikan dalam Lumbung Ikan Nasional tidak akan mengabaikan nelayan kecil. Nelayan jadi kekuatan dalam pembangunan sektor ini.

“Pembangunan infrastruktur akan mampu menumbuhkan pertumbuhan ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kita harus bekerja dengan serius bahwa semua orang akan berpartisipasi dengan serius. Siapa kerjakan apa pertanggung jawaban untuk apa,” kata Febry.


Nantinya, kata dia, akan dibentuk kelompok kerja. Kelompok ini akan memantau secara serius bagaimana mengembangkan potensi nelayan kecil.

“Nelayan kecil dalam pengembangan baik itu coldstorage Subsidi solar, listrik dan dalam proses pemasaran dan pengolahan. Ini terkonsentrasi di 12 Gugus Pulau yang menjadi arah kebijakan pembangunan Maluku,” kata dia.

Gugus Pulau, kata dia, menjadi kekuatan pembangunan terpadu. Ini membuat masyarakat tidak akan diabaikan. Maluku mempunya 1054 Desa. Kurang lebih ada sekitar 90 persen itu efektif untuk proses pengenalan nelayan.


“ Itu baru aspek tangkap, sementara aspek budidaya masih lemah. Kurang lebih kita mempunyai panjang pantai 10.000 kilometer dan baru terpakai 4 persen. Untum budidaya menurut saya ini sesuatu yang sangat minim,” kata dia.

Padahal, tandas dia, potensi sumberdaya perikanan sangat besar kedepan. Karena itu menjadi tantangan bersama untuk mengembangkan sektor unggulan. Masa depan Maluku, ada di laut. (UPI)

dan tidak akan habis karena ini adalah sumber daya alam plotensi kita yang
tidak pernah habis.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama