Connect with us

Amboina

Pasar Murah Tanpa Protokol Kesehatan, Warga Menumpuk

Warga berebutan untuk mendapatkan kupon pasar murah. -Lutfi Helut-

Ambon, ameksOnline.- Memperketat pengawasan, hingga membubarkan keramaian sering dilakukan Pemerintah Kota Ambon dengan dalil menekan laju penularan Covid-19. Namun, Jumat (30/4) justeru Pemkot menciptakan keramaian tanpa jaga jarak.

Pemerintah Kota Ambon lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, mengelar Pasar Murah, menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pelaksanaannya dilakukan di dua lokasi. Lapangan Hatukau, Galungung, Kecamatan Sirimau dan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Ratusan warga berebutan pada, Jumat (30/4) pagi, untuk bisa mendapatkan kupon. Kupon itu nantinya dipakai warga untuk mendapatkan beberapa kebutuhan pokok jelang lebaran nanti. Tumpukan manusia terlihat saling berdesak-desakan.

Pantauan AmeksOnline di lapangan Hatukau, Galunggung, ratusan warga berebutan untuk bisa mendapatkan kupon. Sementara tidak ada Protokol Kesehatan (Prokes) yang diterapkan di lokasi Pasar Murah tersebut.

Kegiatan Pasar murah berlangsung selama 4 hari. Sudah dimulai sejak tanggal 27 sampai 30 April 2021. Tenda tenda yang dipersiapkan untuk Pasar Murah dipenuhi warga.

Sedangkan petugas membiarkan kerumunan orang sampai berdesak desakan. Padahal terlihat ada pegawai pemerintah yang mengawasi pelaksanaan Pasar Murah tersebut.

“Keramaian sudah terjadi sejak kemarin. Petugas hanya membiarkan, karena warganya membludak. Mau jaga jarak gimana, orang saling berebutan sembako,” pungkas Suardi, salah seorang warga.(UPI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Amboina