Connect with us

Berita Utama

Pasien Covid di Lokasi Isolasi Terpusat Tersisa 10 Orang

Kadis Kesehatan
Kadis Kesehatan, Wendy Pelupessy.

Ambon, AmeksOnline.- Pasien covid-19 yang masih menjalani perawatan di lokasi isolasi terpusat tersisa 10 orang. Tempat isolasi itu disediakan Pemerintah Kota Ambon, untuk merawat mereka yang terpapar saat jumlah kasus melonjak nyaris 3000 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengungkapkan, rumah sakit lapangan yang disediakan Pemerintah Kota kini tinggal satu yakni hotel Everbright. Pasien yang dirawat dalam lokasi tersebut tak sampai 12 orang.


“Di Everbright itu ada 10 pasien yang dirawat, ” kata dia kepada wartawan, Senin (13/9) sore. Kata dia, sesuai data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Ambon, hanya ada dibawa angka 100 pasien Covid-19 yang sementara dirawat, paling banyak dari mereka melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) di rumah masing-masing.

Baca:


“Saya tidak hafal detail berapa pasien yang Isoman. Tapi paling banyak pasien Covid-19 Isoman. Tidak sampai 100 orang. Sedikit sekali,”ungkapnya.

Dipastikan, tempat isolasi terpusat untuk pasien Covid-19 di Kota Ambon hanya ada satu di Everbright Hotel. Sementara milik Pemerintah Provinsi Maluki itu di asrama haji Waiheru.

“Kan sekarang yang beberapa Rumah Sakit Lapangan (tempat isolasi terpusat) itu sudah kita tutup. Sekarang hanya Everbright. Dan Pemerintah Provinsi punya satu di asrama haji, “terangnya.

Sementara untuk diasrama haji, lanjut dia, sekitar 15 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi. “Asrama haji sekitar 15. Saya belum cek hari ini (kemarin-red) mungkin ada yang sudah keluar, ” terangnya.

Dengan kondisi tersebut kata Pelupessy maka total pasien Covid-19 di Kota Ambon yang sementara dirawat ada 61 orang.

Baca:


“Dari 61 pasien ini ada yang dirawat di Rumah sakit lapangan ada juga Isoman. Tapi paling banyak itu isoman, “ucapnya.

Mantan Kepala Puskesmas Rijali Kota Ambon ini membantah data Satgas Provinsi Maluku, yang merilis data pasien Covid-19 asal Kota Ambon sebanyak 135 orang. “135 mana? Kita punya data pasien Covid-19 itu 61 saja, ” tegasnya.

Diakui, pihaknya lebih tahu data pasien Covid-19 Kota Ambon. “Kita kan lebih tahu kita punya data. Dari tim Satgas Desa dan Kelurahan semua kita cocokan data. Data kita data ril di lapangan, “pungkasnya. (ARH)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama