Connect with us

Berita Utama

Pasien Covid Maluku Meninggal Dunia

Pemakaman pasien Covid yang berlangsung Hunut beberapa waktu lalu. -IST-

Ambon, AmeksOnline.- Gugus tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Provinsi Maluku kembali umumkan tiga pasien yang terkonfirmasi positif di RSUD Haulussy Ambon meninggal dunia, Sabtu (15/8).

Dengan tambahan ini maka total meninggal 28, dari sebelumnya 25 orang. Mereka yang meninggal adalah “AT”, Laki-laki, 70 tahun, Kota Ambon.

AT diketahui pada tanggal 15 Agustus 2020 pukul 01.00 Wit masuk Rumah sakit RSUD dr Haulussy. Dia dirujuk dari RS Bhakti Rahayu dengan keluhan penyakit penurunan kesadaran dan tidak sadarkan diri ditambah dengan gagal pernapasan yang menjurus ke Covid-19.

Dia kemudian di dilakukan rapid test hasilnya negatif. Namun setelah dilakukan tesr Swab cepat Positif, sehingga penanangannya sesuai SOP protokol Covid 19.

Pukul 04.00 Wit pasien dinyatakan meninggal dunia di ruang isolasi RSUD dr.Haullusy Ambon dengan keterangan medis karena gagal pernapasan, kemudian dilakukan kremasi diruang jenazah untuk dimakamkan secara standar operasi prosedur (SOP) protokol Covid 19.

Pukul 16.50 WIT, Jenazah almarhum diantar menggunakan mobil ambulance milik RSUD Haulussy, dengan dikawal oleh personil Sabhara Polresta Pulau Ambon menuju tempat pemakaman di Desa Hunuth Kecamatan teluk Ambon.

Pasien kedua adalah “MAY”, Laki-laki, 58 tahun, asal Kota Ambon. Kemudian “PP”, Laki-laki, 18 tahun, kasus 1415 asal Kabupaten
Maluku Tengah. Ketiganya masuk dengan penyakit bawaan, namun setelah dilakukan test swab dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terjadi penambahan 32. Kasus sembuh juga bertambah 27, total 937 orang. Penambahan 27 kasus ini, 8 diantaranya dari Kota Ambon, 19 Kabupaten Maluku Tengah. Sedangkan meninggal 3, total 28.

Pasien Palam Pengawasan (PDP) tambah 81 dengan rincian, 78 Kota Ambon, 3 Kabupaten Maluku Tengah. Orang Dalam Pemantauan (ODP) 395, 384 Kota Ambon, 11 Kabupaten Maluku Tengah.

Ketiga Jenazah tersebut telah dilakukan pemakaman sesuai protokol Covid di Dusun Hunuth, pukul 18.00 WIT. Ketua Gugus tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang yang dikonfirmasi terkait meninggalnya tiga pasien tersebut belum memberikan tanggapan.

Kasrul juga sebelumnya berharap agar kasus Covid-19 di Maluku dan Kota secepatnya mengalami perubahan penurunan agar aktivitas kembali normal seperti biasa.

Pasien yang positif tidak perlu di kucilkan. Tetapi harus diberikan semangat dan dukungan agar cepat sembuh.”Pasien yang positif harus diberikan dukungan kepada mereka, sehingga ada semangat biar cepat sembuh. Bukan di kucilkan,” ujarnya. (WHB)

.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama