Connect with us

Berita Utama

Pembunuhan Firman JMP: Ibu Korban Beri Maaf, Ringankan Hukuman Pelaku RB

Kapolresta Ambon
Kapolresta Ambon dan PP Lease memberikan keterangan saat penangkapan RB dan AP. Dua pelaku pembunuhan Firman di JMP, menggunakan baju orange.

Ambon, ameksOnline.- Pembunuhan Firman di JMP sudah mulai disidangkan. RB (16) mengawalinya dengan sidang tertutup. Di tengah pelaksanaan sidang, ibu dari almarhum Firman La Tolle, memberi maaf kepada pelaku.

Dalam kasus pembunuhan Firman di Jembatan Merah Putih, polisi menetapkan dua tersangka, RB dan AP. Mereka sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Ambon. Untuk RB sidang mulai berjalan secara tertutup, karena terdakwa masih dibawah umur.

Keduanya ditangkap, karena diduga terlibat dalam pembunuhan keji terhadap Firman pada pertengahan Agustus lalu. Firman dianiaya hingga tak sadarkan diri. Tubuhnya lalu dibuang dari atas jembatan hingga ke dasar jembatan.

Baca:

Kedua orang tua RB, lalu menemui ibu korban. Dalam pertemuan itu, ibu almarhum Firman akhirnya mau memberi maaf. Pemberian maaf ini menjadi dasar hukum bagi Jaksa Penuntut Umum Kejari Ambon meringankan hukuman RB.

JPU Kejaksaan Negeri Ambon Chrisman Sahetapy, membenarkan adanya pemberian maaf orang tua Firman kepada RB. Kata dia, Kedua orang tua RB telah meminta maaf kepada Ibu korban. Ibu almarhum Firman dengan besar hati memberikan maaf.

“Didalam persidangan anak yang berlangsung Rabu 15, September 2021 sore kemarin, Orang Tua RB (16) bersama orang tua korban sudah saling memaafkan satu dengan yang lain,” ujar Chrisman Sahettapy saat di konfirmasi, kamis (16/9).

Meski sudah ada pemberian maaf, lanjut Sahetapy, terhadap AP yang merupakan pelaku utama, ibu korban belum memaafkan. Ibu korban berharap proses hukumnya harus tetap berjalan.

“Ibu korban sudah memaafkan RB (16) namun tidak dengan AP karena dia merupakan pelaku utama pembuhunan,” tambah Sahetapy.

Dari permintaan maaf ke dua orang tua inilah, kata Sahetapy, yang nantinya menjadi pertimbangan JPU terhadap dakwaan Subsider yang meringankan Tuntutan terhadap terdakwa RB (16).

Baca:

Dalam tuntutan pada sidang, RB (16) dituntut enam tahun penjara. Meskipun RB (16) bukan pelaku utama sesuai ketentuan perundang-undangan sebagaimana dalam pasal 338 Joucto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana RB (16), turut serta melakukan pembunuhan terhadap korban Firman pada Agustus lalu di JMP Ambon.

Selain itu, berkas perkara AP yang merupakan pelaku utama dalam pembunuhan korban Firman telah diserahkan ke Kejaksaan negeri Ambon, pada Kamis 16 September 2021 bersama dengan barang bukti.

“Berkasnya sudah kami terima hari ini, yang mana seharusnya pada selasa kemarin. Namun, ada agenda lain. Dan kami akan mempelajari BAP nya, jika sudah lengkap maka kasusnya akan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” tutupnya. (MG6)
 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama