Connect with us

Berita Utama

Pemuda Yang Nyaris Habisi Ibunya Jadi Tersangka

ibu diparangi anak
Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi, ketika menjenguk Fransina Hehanusa (50) korban aniaya di RSUD Masohi, kemarin. -HumasPolresMalteng-

Ambon, ameksOnline.-Penyidik Unit Reskrim Polsek Teluk Elpaputih resmi menetapkan Patrik Hehanusa (22), sebagai tersangka. Pemuda asal Desa Waraka, Kecamatan Teluk Elpaputih Kabupaten Maluku Tengah, ini tega menganiaya Fransina Hehanusa (50), yang merupakan ibu kandungnya sendiri.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi mengungkapkan, penetapan Patrik sebagai tersangka, setelah ditemukan sejumlah bukti, dan keterangan saksi. Patrik nyaris membunuh ibu kandungnya sendiri, hanya karena tak diberi uang untuk ke Ambon.

“Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, maka penyidik kami baik dari Polsek yang di backup oleh Serse Polres resmi menetapkan Patrik Hehanusa sebagai tersangka, “kata Kapolres dalam rilisnya yang diterima AmeksOnline, Senin (14/9) malam.

Menurut Kapolres, setelah dijadikan sebagai tersangka penyidik kemudian menjemput tersangka dari RSUD Masohi, untuk menjalani penahanan di rutan Mapolres Maluku Tengah.

” Sekitar pukul 14.15 WIT,   bertempat di ruangan IGD RSUD Masohi, Kanit Serse Polsek Teluk Elpaputih Bripka C. Wattimury, bersama anggota Reskrim Polsek mengeluarkan tersangka Patrick, berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter. Dokter memperbolehkan tersangka rawat jalan. Sudah langsung ditahan di rutan Polres,”beber dia.

Setelah dikeluarkan, tersangka kemudian dibawa ke klinik kesehatan Polres Malteng untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum akhirnya ditahan.
“Sempat diperiksa diklinik untuk memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan. Tersangka dijerat dengan pasal 351 dan 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun,” terang Kapolres.

Meski sudah ditahan, Kapolres mengaku, jika hingga saat ini baik tersangka maupun korban keduanya belum bisa dimintai keterangan atas peristiwa tersebut, mengingat kondisi keduanya belum pulih.

“Untuk tersangka dan korban belum bisa dilakukan pemeriksaan karena belum pulih akibat luka yang diderita. Jika kondisi sudah membaik pasti langsung dimintai keterangan, ” tandas Kapolres. (UPI).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama