Connect with us

Berita Utama

Orang Tua Yang Anaknya Baru Masuk SD dan SMP, Simak Hal Ini

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon

Ambon, ameksOnline.- Tahun ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon menerapkan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online dan offline untuk siswa jenjang SD dan SMP berdasarkan sistem zonasi.

“Saya kira, PPDB tahun ini agak berbeda dengan dua tahun lalu, karena tidak terorganisir dengan HP, tetapi sekarang ini PPDB sudah online dan terpusat di Smart City yang dikelola oleh Dinas Infokom Kota Ambon,”ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy, kepada media ini di Balai Kota Ambon, Selasa (8/6).

Lebih lanjut, kata Salatalohy, saat ini proses PPDB sedang berlangsung di sekolah-sekolah baik itu secara online maupun offline, dimana PPDB offline pasti dilakukan didaerah-daerah yang  memang sangat terbatas dengan fasilitas jaringan internet.

Baca: Penggunaan Ponsel Melonjak

Sementara untuk PPDB online dilakukan  di sekolah-sekolah yang fasilitas jaringan internetnya bagus serta memungkinkan untuk pelaksanaan PPDB.

“Jadi, mulai dari nama anak, nama orangtua, alamat tempat tinggal, Nomor KK, itu semuanya terintegrasi di Smart City dan anak-anak yang tinggal di Latuhalat, kemudian ingin sekolah di SMP 4 misalnya itu tidak bisa lagi, karena server ini aplikasinya mendeteksi secara langsung posisi anak tersebut,”ungkap Salatalohy.

Ia mengakui, untuk SD dan SMP di Kota Ambon proses PPDB tetap menggunakan sistem zonasi dan aplikasi di server itu pemetaannya lewat zonasi yang merupakan SK dari Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

“Itu yang dipetakan ke zonasi. Jadi kalau anak-anak yang ingin sekolah sesuai dengan zonasinya tetap itu terdata dengan baik, tapi kalau misalnya diluar zonasi, saya kira itu agak susah,” kata dia.

Sementara diluar zonasi tapi anaknya berprestasi, nanti kita lihat, apakah anak tersebut lewat prestasi atau siswa miskin. “Itu nantinya semua akan terintegrasi di Smart City,”ucap Salatalohy.

Baca: Kasus Covid di Ambon Naik

Ia mengimbau, kepada orangtua siswa karena ini masa Pandemi Covid-19, maka pola-pola inovasi ini perlu dilakukan. Untuk pendaftaran offline orangtua bisa mendaftar ke sekolah yang dituju dengan mengantarkan berkas anaknya ke sekolah.

Tapi, kata dia, untuk mengetahui hasilnya nanti dapat melalui kantor pos dan kantor pos menyalurkan ke rumah masing-masing siswa untuk menghindari penumpukan-penumpukan yang ada disekolah. 

“Saya berharap, seperti dua tahun lalu PPDB untuk siswa SD dan SMP di Kota Ambon berlangsung secara online dan orangtua harus mengetahui itu, karena sekarang ini sudah ada perubahan dengan pendaftaran online. Saya kira, ini sangat efektif, untuk menghindari spekulasi-spekulasi yang terjadi diluar,”harapnya. (AZA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama