Connect with us

Lintas Pulau

Pintu Masuk Seram Tak Lagi Ketat

Waipirit
Pengawasan yang dilakukan di Pelabuhan Fery Waipirit, SBB. -Wahab-

Ambon, ameksOnline. – Provinsi Maluku masih dianggap rawan terjadinya penyebaran Covid-19, namun sejumlah pintu masuk dari dan menuju berapa kabupaten, terutama yang ada di pulau seram, tak lagi diawasi secara ketat oleh petugas Covid, seperti yang terjadi beberapa bulan lalu.

Pantauan AmeksOnline, dipintu masuk menuju pulau seram tepatnya di pelabuhan Waipirit, Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat, warga dengan leluasa masuk tanpa ada pemeriksaan secara ketat seperti waktu itu.

Dhani salah seorang sopir angkutan umum, lintas seram yang ditemui dikawasan pelabuhan penyebrangan Waipirit mengungkapkan, jika pemeriksaan di pelabuhan tersebut, kini tidak seketat diawal Covid-19 melanda Maluku.


” Sekarang sudah agak longgar dalam artian pemeriksaan sudah tidak seketat waktu Covid mulai muncul, “kata dia, ketika berbincang dengan AmeksOnline, dikawasan pelabuhan Waipirit, Sabtu (28/11) siang.

Menurutnya, masuk pulau seram saat ini cukup bermodalkan surat keterangan sehat dan bahkan hanya diminta cuci tangan saja sudah cukup.
” Kalau dulu (awal munculnya Covid), itu kita yang pakai mobil itu, seluruh penumpang baik mau ke wilayah SBB, Malteng dan SBT, wajib cuci tangan, pakai masker, cek suhu tubuh, kemudian pemeriksaan segala bentuk dokumen diri, yang berkaitan dengan kesehatan, “paparnya.

Namun yang terjadi saat ini lanjut dia, jika warga yang menggunakan mobil, tak perlu lagi untuk turun dari dalam kenderaan dan menjalani pemeriksaan.


” Cukup dengan petugas menyemprot cairan disinfektan saja, lalu setiap kendaraan lewat. Kalau pun disuruh turun hanya sekedar cuci tangan saja, itu jarang sekali, “paparnya.

Dikatakan, kondisi itu juga disebabkan dengan adanya tingkat kejenuhan terhadap penyebaran Covid-19 yang sudah hampir setahun melanda dunia.


“Mungkin karena masyarakat juga sudah mulai jenuh, sebab hidup terasa dibatasi akibat pandemik Covid ini. Dan kondisi itulah yang ada di masyarakat terutama di pulau seram, ” terangnya.

Tak sampai disitu, sepanjang perjalanan diwilayah kecamatan Kairatu, hingga Elpaputih, terlihat masyarakat jarang memakai masker. Padahal masker sendiri merupakan salah satu kebutuhan utama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 saat ini. (AHA).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau