Connect with us

Berita Utama

Polresta Tetapkan 4 Tersangka RMS, Satunya Residivis

Ambon, AmeksONline.- Tim penyidik Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, resmi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus  FKM-RMS. Mereka, adalah Dominggu Saiya, AAM (residivis tahun 2004), Derek Taihuttu dan Costantinus Siahaya. 

Keempat tersangka dituduh melanggar pasal 106 dan atau 110 KUHPidana tentang Makar, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan atau dua puluh tahun penjara.  “Ini terkait kasus makar HUT FKM RMS tertanggal 25 April 2020,”ungkap Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Iptu Julkisno kepada media ini, sore tadi. 

Keempat tersangka ditangkap di TKP berbeda. DS ditangkap di Desa Latuhalat. Saat itu, DS dilaporkan sedang menaikan bendera separatis RMS tepat di depan rumahnya, yang berjarak sekira 70 meter dari TKP. Melihat tindakan separatis itu, warga melapor kepada Bhabinkamtibmas Negeri Latuhalat, Bripka F Komul melalui telepon seluler. 

Sementara AAM yang diduga residvis ini juga ditangkap di Kota Ambon. Sedangkan dua lainya, DT dan CS ditangkap di Desa Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Keduanya diketahui ikut menyimpan bendera RMS. Bendera benang raja itu di simpan di rumah CS. 

“jadi, dari total 8 orang yang diamankan, hanya empat yang ditetapkan tersangka sekaligus ditahan. Sementara, empat lainnya itu sudah dilepas. Hanya berstatus saksi,” sambung Kaisupy. 

Sebelumnya, aparat keamanan dibuat terperangah dengan perayaan HUT RMS ke-70, Sabtu 25 April 2020. Meskipun telah mengerahkan 200 personil untuk melakukan pengamanan di Pulau Haruku yang dinilai sebagai basis FKM-RMS,  aparat kepolisian tetap kebobolan.

Sementara, tiga  warga yang mendatangi Mapolda Maluku sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Tiga orang yang mengklaim diri sebagai petinggi Perwakilan pemerintahan  FKM-RMS  di  Maluku,  Abner Litamahuputy (Wakil Ketua perwakilan pemerintah FKM-RMS di tanah air), Johanes Pattiasina (Sekretaris) dan Simon Victor Taihutu (Juru Bicara). (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama