Connect with us

Berita Utama

PPKM Ambon Berlanjut, Tempat Usaha Buka Hingga Pukul 21.00 Setelah Tanggal 25 Juli

Tempat Ibadah Ditutup
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy di tengah.

Ambon,ameksOnline.- PPKM akan dilanjutkan, meski Kota Ambon masuk zona orange. Ada pelonggaran yang dilakukan pemerintah, seperti pembukaan toko, swalayan, dan supermarket akan diperpanjang hingga pukul 21.00 WIT. Ini akan berlaku pada tanggal 26 Juli mendatang.

Sebelumnya toko, swalayan, supermarket, rumah makan, restoran dan rumah kopi hanya diperbolehkan buka hingga pukul 17.00. Demikian juga dengan pasar. Kini waktunya diperpanjang

Lanjutkan PPKM itu merupakan penyesuaian dengan keputusan Pemerintah pusat. Sementara PPKM Pengetatan di Kota Ambon membawakan hasil yang baik. Kota Ambon yang sebelumnya berada pada zona merah kini turun ke zona oranye.

Baca: Masa Kerja Plh Sekda 15 Hari

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, jika sesuai hasil evaluasi yang dilakukan oleh pihaknya selama dua hari terakhir, termasuk mendapatkan masukan dan saran dari berbagai element di Kota Ambon, yang kemudian disesuai lagi dengan keputusan dari Pemerintah pusat terutama Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 23 Tahun 2021, tentang PPKM berskala mikro, maka diputuskan untuk dilanjutkan.

“Kita perpanjang PPKM berskala Pengetatan ini sampai tanggal 25 Juli mendatang,”kata dia, kepada wartawan dalam keterangan pers melalui zoom meeting, Rabu (21/7) sore.

Menurutnya, sesuai instruksi Mendagri nomor 23 yang merupakan perubahan atas Instruksi sebelumnya, maka tidak ada lagi istilah PPKM darurat atau pengetatan, tapi istilah PPKM level 1.2.3 dan 4. Untuk saat ini Kota Ambon, berada di level 3.

“Sebelumnya Ambon itu berada di level 4. Level 4 ini sudah paling parah, dan patut kita syukuri Ambon, sudah berada di level 3. Kita upayakan untuk Ambon, harus turun sampai pada PPKM level 1,”jelasnya.

Baca: Nakes Maluku Belum Dapat Insentif

Orang nomor satu di Kota Ambon ini menyampaikan terima kasih, kepada seluruh masyarakat terutama para pelaku usaha, yang telah menyukseskan PPKM mikro pengetatan, walaupun terdapat ada yang melanggar.

Capaian tersebut, kata dia, membuat Kota Ambon yang sebelumnya berada di zona merah kini turun kezona oranye.

“Dari hasil zona yang terakhir kita mengalami penurunan yang cukup, tingkat terkonfirmasi dan keterpaparan. Zona kota Ambon yang sebelumnya merah sudah bergeser ke oranye walaupun skoringnya belum terlalu signifikan,”tandasnya. (ARH)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama