Connect with us

Ekonomi

PT BKP-BTR Sediakan Air Bersih Bagi Rakyat Wetar

Wetar
Warga yang saban hari mengambil air bersih yang sudah disiapkan oleh dua perusahaan tambang di Wetar. -Decky-

Tiakur, ameksOnline.- Perusahaan Batutua Karisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) yang beroperasi di Pulau Wetar, membangun dua kebutuhan mendasar masyarakat sekitar. Pembangunan talud, dan penyediaan air bersih.

Penyediaan sarana air besih dibagun di Desa Lurang, Desa Uhak dan Kampung Baru, Kabupaten Maluku Barat Daya. Dua perusahaan ini bekerja pada sektor pertambangan, sekaligus produksi tembaha.

Humas PT BKP-BTR, Dino Musida, mengatakan pihak perusahaan sejak lama sudah menyediakan fasilitas Everse Osmosis (RO) di desa yang berada dalam lingkar tambang tersebut.

“Masyarakat sudah dapat mengambil air siap minum itu setiap saat dan gratis. Biasanya masyarakat datang dengan sepeda motor sambil membawa galon, gen atau botol-botol besar untuk mengambil air,” akui Dino, dalam rilisnya yang diterima ameksOnline, Sabtu (3/4) pagi tadi.

Dalam rilisnya, kata Dino Musida, Air RO memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Sehingga teknologi RO menjadi pilihan.

RO merupakan air yang dihasilkan dari sistem penyaringan, dengan daya saring tinggi yang tidak hanya mampu menjernihkan. Tetapi juga menyaring molekul besar. Sehingga menghasilkan air yang aman dikonsumsi.

“BKP-BTR, anak perusahaan Merdeka Copper Gold, mengalirkan air dari mata air di hulu bukit Lerokis ke RO untuk Desa Lurang dan Kampung Baru. Sumber airnya sama dengan yang digunakan camp para karyawan. Sedangkan untuk RO Desa Uhak berasal dari sungai Parupu,” ujarnya.

Selain itu, tamba Dino, untuk bagian maintenance BKP-BTR senatiasa melakukan pemeliharaan sarana RO, sedangkan bagian pengelola lingkungan hidup secara rutin mengambil sampel air dari masing-masing RO untuk diperiksa agar kelayakan dan mutu airnya tetap terjaga.

“BKP-BTR berharap masyarakat dapat bersama-sama memanfaat dan memelihara sarana RO itu.

Sebelumnya perusahaan Pertambangan dan Produksi Tembaga Katoda di Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya ini membangun dinding talud di dekat muara sungai besar Fanua.

“Kegiatan tersebut menjadi penting karena tepat di atas talud itu adalah makam para leluhur masyarakat Desa Lurang, desa yang paling dekat dengan area operasi anak perusahaan Merdeka Copper Gold itu,” kata Dino Musida.

Dalam rilisnya, Dino Musida mengakui, makam maupun sungai tersebut memang berada dalam area ijin BKP-BTR. Kegiatan tersebut berawal dari aspirasi masyarakat kepada BKP-BTR.

Dinding talud atau tanggul yang semula sudah hancur karena terkikis pasang-surut aliran air sungai. “Dahulu, tanggul tersebut dibangun oleh Prima Lirang Mining, perusahaan penambang emas yang lokasinya digunakan BKP-BTR saat ini,” ujarnya.

Menurut Dino Musida, kegiatan tersebut merupakan komitmen BKP-BTR terhadap pemenuhan aspirasi masyarakat yang telah disetujui, dan merupakan pertanda bahwa BKP-BTR amat menghormati adat termasuk kepada para leluhur masyarakat setempat.

“Hal tersebut tersirat dalam ritual adat yang dipimpin tetua adat setempat serta doa bersama yang dimpin oleh pendeta di lokasi yang akan dibangun dinding talut pada (11/03). Acara diikuti oleh pimpinan External Affairs BKP-BTR beserta staf, juga Camat Wetar Utara, dan sejumlah masyarakat,” tuturnya.

Dino menambahkan, pada puncak ritual dan doa, ditancapkan besi beton dan peletakan batu pertama oleh pendeta dan tetua adat. Selanjutnya, alat berat bekerja menurunkan berbagai material memulai pengerjaan. (DEK)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi