Connect with us

Berita Utama

Satu Jam Keluarga Almarhum HK di Rapid Dua Kali

Andi dan Nur, anak dari almarhum HK. -Lutfi Heluth-

Ambon, ameksOnline.- Paska penghadangan jenazah almarhum HK (57), polisi langsung menetapan 11 tersangka. Senin (29/6) tiga orang menjalani pemeriksaan oleh penyidik polisi. Sebelum diperiksa, ketiganya menjalani rapid test. Hasilnya nonreaktif.

“Iya tadi kita diperiksa polisi. Tapi kami jalani rapid test. Kami bertiga yang jalani rapid, dan hasilnya nonreaktif,” kata Andi, anak almarhum HK kepada ameksOnline tadi malam. 

Anehnya, kata dia, satu jam kemudian, saat mereka diperiksa penyidik polisi terkait kasus penganiayaan tenaga medis RSUD Haulussy, datang lagi tenaga medis. Ketiganya diminta untuk menjalani lagi rapid test kedua, diikuti dengan test swab.

“Satu hari ini kami menjalani tiga kali test. Test pertama nonreaktif. Tapi rapid kedua dan swab, belum keluar hasilnya,” kata dia. Dia tidak mengetahui, darimana yang melakukan test. Namun hingga kini hasilnya belum disampaikan.

Terkait dengan enam orang yang kini ditahan, Andi mengatakan, keenam orang kini menjalani masa penahanan, hasil rapid-nya juga nonreaktif. “Hasil mereka nonrekatif. Jadi bukan delapan orang. Dua orang tidak ditahan, hanya wajib lapor,” kata Andi.(upi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama