Connect with us

Berita Utama

Seluruh Pelabuhan Ditutup, Angkutan Umum Dihentikan

Ketua Harian Satgas Maluku, Kasrul Selang

Ambon, ameksOnline. -Pemerintah benar-benar tegas dalam melarang warga untuk mudik jelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Jika beberapa hari sebelumnya pemerintah Provinsi memperbolehkan warga untuk mudik, dengan penerapan protokol kesehatan, namun kali ini sudah tidak lagi.

Seluruh pelabuhan penyebarangan antar pulau yang berada pulau Ambon, resmi ditutup.

Ketua Harian Satgas Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengatakan, terhitung tanggal 6 Mei 2021 besok, seluruh pelabuhan ditutup dari aktivitas pergerakan warga. Tidak pelabuhan angkutan umum juga dihentikan operasionalnya hingga 17 Mei mendatang.


“Mulai besok seluruh aktivitas warga antar pulau di Maluku tidak ada. Kapal dan angkutan umum dihentikan hingga tanggal 17 Mei mendatang. Yang ada hanyalah angkutan logistik atau barang, ” kata Kasrul kepada wartawan seusai menghadiri apel operasi ketupat dilapangan Merdeka Ambon, Rabu (5/5).

Menurut dia, penutupan seluruh pelabuhan penyeberangan itu ditandai dengan adanya pendirian pos pengamanan dan penyekatan.


“Ada 10 pos yang ditempati oleh personil, baik TNI, Polri, Perhubungan, Satpol Pp maupun instansi terkait lainnya. 10 pos itu mulai dari pelabuhan gudang Arang, Yos Soedarso, Slamet Riyadi, Galala, Hurnala, Tulehu, Liang, Hitu, Tahoku, dan pelabuhan-pelabuhan lainnya di pulau Ambon, ” beber dia.

Kasrul yang juga Sekda Provinsi Maluku ini mengungkapkan, jika personil khusus memantau arus mudik dan protokol kesehatan di 10 pos tersebut, berjumlah 209 personil.


“Kita awasi betul pelabuhan-pelabuhan tersebut, karena merupakan akses antar kabupaten. Jadi besok itu seluruh pelabuhan yang disebutkan tadi sudah tidak beroperasi lagi, ” tegas dia.

Tak sampai disitu, Kasrul juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah.
“Yang pemerintah lakukan itu untuk kebaikan seluruh warganya. Jadi mari kita patuhi dan taati. Untuk teman-teman wartawan juga kalau bisa tidak perlu untuk bepergian keluar daerah, ” tandasnya. (AHA).

1 Comment

1 Comment

  1. Villia Hallatu

    Mei 6, 2021 at 1:05 am

    Kalo misalnya ktg di masohi trus ada kel meninggal atau ktg kel ada yg sakit bgmn lai pak kalo angkutan umum dan kapal di hentikan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama