Connect with us

Berita Utama

Seminggu Maluku tak Mencatat Kematian Covid-19

Kapolres Malteng
Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rosita Umasugi sedang memasang masker ke salah satu pengojek di Kota Masohi beberapa waktu lalu.-DOK-

Ambon, ameksOnline.- Sudah seminggu lebih atau dari tanggal 9 Oktober, Maluku tak mencatat kematian pasien Covid-19. Terakhir pasien yang meninggal berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat.

Pasien ini sempat menjalani perawatan di RSUD Haulussy, Ambon. Almarhum menjadi pasien yang ke 42. Sampai hari ini, Maluku masih mencatat tingkat kematian sebanyak 42 orang. Angka ini cukup rendah dibanding daerah lain di Indonesia.

Kemarin, kembali terjadi peningkatan pasien sembuh sebanyak 109 kasus. Namun ada juga penambahan pasien terkonfirmasi sebanyak 73 0rang. Terbanyak pasien terkonfirmasi berasal dari Kota Ambon sebanyak 68 orang.

Natsepa

Sementara empat kasus dari Maluku Tengah, dan satu orang dari Kabupaten Seram Bagian Barat. Pasien sembuh secara acumulas menjadi 2652 atau naik 109. Penambahan ini terjadi di Kota Ambon sebanyak 103 orang, tiga pasien dari Maluku Tengah dan tiga dari Kabupaten Aru.

Jumlah kasus menjadi 3552. Kota Ambon terus mengalami penurunan pasien yang menjalani perawatan. Karena itu, Pemerintah Kota Ambon menargetkan diakhir masa Pembatasan Sosial Berskala Besar transisi ke VII, Ambon sudah masuk ke zona kuning.

“Target kita itu, diakhir PSBB transisi jilid VII ini sudah di zona orange menuju zona kuning, sehingga ketika ada lagi PSBB maka zonasi kita harus menurun, paling tidak di zona kuning atau hijau lah, “kata dia.  
Diakui, saat ini Satgas Kota Ambon, tengah melaksanakan operasi Yustisi dengan menyisir pemukiman warga. Sebab pemukiman warga di kota Ambon, kebanyakan belum mematuhi protokol kesehatan.  (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama