Connect with us

Berita Utama

Sempat Diambil Paksa, Jenazah Covid Dikembalikan Keluarga

Jenazah Covid-19 yang diambil paksa warga di Jalan Jenderal Soedirman, Jumat (26/6). -Ars Hehanussa-

Ambon,ameksOnline.- Tindakan berbahaya dilakukan sejumlah orang. Mereka melakukan penghadangan terhadap mobil jenazah Covid yang akan melakukan pemakaman di Dusun Hunuth. Peti berisi jenazah HK (57) yang meninggal karena covid itu dibawa warga.

Warga ini mendiami kawasan jalan Jenderal Soedirman, Desa Batumerah, Kota Ambon. Mereka melakukan penghadangan dan pemgambilan paksa jenazah pasien Covid-19, yang hendak dimakamkan oleh tenaga medis dari RSUD dr Haulussy Ambon, ditempat pemakaman khusus Covid-19 di desa Hunuth.
Aksi penghadangan itu terjadi sekira pukul 15.30 WIT, Jumat (26/6) sore.


Jenazah HK (57), mantan anggota DPRD Maluku Tengah, periode 2014-2019, diduga menderita sakit yang sudah menahun.
Dia meninggal sekitar pukul 05.30 WIT, Jumat pagi di RSUD dr Haulussy Ambon.

Sebagian keluarga almarhum tidak puas lantaran saat meninggal hasil swab almarhum belum keluar. “Dua kali rapid test reaktif, dan meninggal pagi tadi. Karena belum ada hasil swab, maka keluarga protes. Namun setelah meninggal swabnya baru keluar dan dinyatakan positif,” kata sumber dikawasan jalan jenderal soedirman.


Karena hasil swabnya sudah keluar membuat, pihak RSUD dr Haulussy, memakamkan jenazah dengan protokol covid. “Saat hendak dimakamkan keluarga dan warga hadang dan ambil paksa jenazah untuk diistirahatkan disalah satu rumah kerabat almarhum,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Harian Gustu Maluku, Kasrul Selang menegaskan, jika almarhum merupakan pasien Covid-19, dengan kode 557.
“Yang bersangkutan merupakan pasien positif 19, atau pasien 557, meninggal di RSUD dr Haulussy Ambon,” kata Kasrul saat ditemui dikawasan jalan jenderal soedirman.


Menurut Kasrul, keluarga mengaku tidak mengetahui jika ada penghadangan terhadap jenazah almarhum. “Keluarga mengaku tidak mengetahui ada penghadangan. Mereka juga bingung kalau ada warga yang cegat dan ambil paksa jenazah,” terangnya.


Kini lanjut mantan Kadis PRKP itu, keluarga telah bersedia kebumikan almarhum dengan protokol Covid-19. “Alhamdulillah keluarga bersedia dimakamkan dengan protokol Covid-19, namun dimakankan di tempat pemakaman umum, Warasia, desa Batumerah, Kecamatan Sirimau,” tutup Kasrul. (AHA).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama