Connect with us

Lintas Pulau

Soal Dandutan, KSOP Banda: Bukan Tanggungjawab Kami

Penyerahan bantuan berupa sembako kepada masyarakat oleh KSOP Banda. -ist-

Ambon, ameksOnline.- Kegiatan Dandutan di Desa Kumber, Banda, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada 13 Juni  lalu di luar tanggungjaawab Kasyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banda. Pasalnya, kegiatan sosial penyaluran sembako kepada warga setempat yang  dirangkai dengan seni musik itu,  teknisnya tidak diatur KSOP Banda.  

 “Awalnya, akan ditangani langsung oleh KSOP Baanda, hanya  saja camat melarang untuk melakukan antifitas melibatkan orang banyak apalagi sampai ratusan orang,” kata  Kepala Kesyabandaran dan Otoritas Pelabukan (KSOP) Banda, Rusly Mahmud dalam klarifikasinya, kepada media ini, Kamis, (25), kemarin. 

Sejalan dengan arahan camat setempat, pihak KSOP Banda membatalkan kegiatan penyaluran dan hampir semua masyarakat Banda tahu pembatalan itu. Staf  KSOP Banda suda melakukan pemberitahuan pembatalan melalui  sejumlah grup WatsApp yang  ada link dengan masyarakat.

Setelah itu Kepala KSOP Banda Rusly Mahmud kembali melakukan pemberitahuan kepada camat setempat, tentang pembatalan pembagian sembako dimaksud.  Hanya saja camat menyarankan untuk menyerahkan sepenuhnya kepada pihak desa. 

Atas arahan camat  tersebut KSOP akhirnya menyerahkan sembako sepenuhnya pada pihak desa. ‘’Jadi teknis  kegiatan bukan lagi tanggungjaawaab KSOP, tapi pihak desa. Karna desa suda ambil alih,’’ jelas Kepala KSOP Banda, Rusly Mauhmud, kepada media ini, Kamis, (25/6), kemarin.

Menurutnya, akhir akhir ini di Banda kegiatan seperti itu sering dilakukan  untuk penggalangan dana Idul Adha. “Itu bukan urusan saya hanya menyampaikan fakta. Saya yakin penyaluran sembako ini ada yang sengaja politisir untuk menjatuhkan saya yang baru bertugas beberapa bulan di Banda,’’ katanya.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lintas Pulau