Connect with us

Berita Utama

Soal Demo, Politisi PKS Ingatkan Protokol Kesehatan

Anggota DPRD Kota Ambon
Anggota DPRD Kota Ambon, Yusuf Waly.


AMBON, AE.- Aksi demonstrasi melakukan penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja berlangsung di semua daerah di Indonesia termasuk Maluku dan Kota Ambon. Hampir setiap hari aksi penolakan Mahasiswa terus dilakukan.

Menaggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Ambon Yusuf Wally mengatakan, semua pihak yang melakukan demonstrasi harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Baginya setiap warga negara, termasuk ormas punya hak untuk menyampaikan pendapat kepada Pemerintah di hadapan publik. Ini dilakukan agar demokrasi dapat berjalan baik, terutama di kota Ambon.

Natsepa

Namun ditengah Pandemi seperti ini, harus mengikuti aturan dan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah. Baginya jika aksi tanpa menerapkan protokol kesehatan, akan menimbulkan terjadinya klaster baru Covid-19 di mayarakat.

 “Kalau tisak mematuhi aturan dengan melaksanakan protokol kesehatan, ini bisa berbahaya. Demo bisa jadi klaster baru Covid di Maluku terutama Kota Ambon,” ujar Yusuf kepada wartawan, Kamis (15/10)

Apapun tuntutannya, protokol kesehatan wajib dilakukan saat aksi berlangsung. “Saya kira persoalan seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

 Dia juga meminta agar tidak ada pihak yang memperkeruh suasana demo. Masa aksi diharapkan tidak terprovokasi terhadap isu yang dibangun oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan memanfaatkan aksi tersebut. 

” Kita berharap aksi mahasiswa jangan sampai pihak-pihak yang bermain dan menjadikan suasana keruh. Para demonstran harus melaksanakan aksi dengan menjaga ketertiban, tidak terpancing isu-isu yang dapat perkeru suasana,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon ini. (WHB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama