Connect with us

Amboina

Soal Laporan ke Polda, YAB: Mereka Itu Pembangkang

Ambon, maluku
Pengurus Yayasan Anak Bangsa melakukan konfrensi pers terkait laporan sejumlah orang terhadap tuduhan penipuan. -Lutfi Helut-

Ambon, ameksOnline.-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yayasan Anak Bangsa (YAB) 11 Provinsi Indonesia Timur, Kamis (29/4) menyebut, mereka yang melapor ke Polda sebagai pembangkang terhadap organisasi.

Dalam konfrensi pers di kantor YAB di Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, hadir Ketua YAB Josefa Jenalia Kelbulan, Sekretaris Sekretaris DPP YAB, Lamberth Miru dan sejumlah pengurus.

Menurut Ketua DPP YAB Josefa Jenalia Kelbulan, mengatakan, laporan 23 orang ke Polda Maluku, dan mengatasnamakan warga ini, tidak benar. Mereka adalah pembangkang yang berada didalam pengurus internal Yayasan tersebut.

Mereka, kata dia, ingin menerima hak, sementara Yayasan Anak Bangsa ini lagi memperjuangkan hak hak mereka yang sampai saat ini masih dalam tahap proses, di beberapa lembaga di Provinsi Maluku.

Menurutnya, mereka yang hanya beberapa orang ini akan diproses. “Kita lagi fokus untuk menyiapkan beberapa surat yang sementara diproses. Salah satunya di Kesbangpol Provinsi Maluku dan sisa menunggu hasil,” kata dia.

Dikatakan, program-program bantuan kemanusiaan yang diusung YAB, belum pernah dijalankan oleh lembaga lain di Indonesia. Sehingga diyakini akan meningkatkan taraf hidup orang banyak yang bergabung.

Skeretaris YAB, Lamberth Miru mengatakan, 11 Provinsi yang bernaung di bawah payung Yayasan Anak Bangsa terdiri dari Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Nusa Tenggara Timur, dan Bali.

Menurut Miru, apa yang dituduhkan itu tidak benar. Kata dia, YAB tidak pernah melakukan penipuan. “Jangan asal bicara. Tidak ada penipuan,” kata dia.(UPI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Amboina