Connect with us

Ekonomi

Transaksi Meningkat, Pegadaian Perketat Protokol Kesehatan

gadai
Di tengah pandemi Covid-19, transaksi di Pegadaian Maluku justeru meningkat. Karena itu, protokol kesehatan diperketat. -Leo-

Ambon, ameksOnline. – Meningkatnya masyarakat yang bertransaksi di Pegadaian, membuat Manajemen Kanwil VI Makassar lebih memperketat lagi Protokol Pencegahan COVID 19 di outlet mereka. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penularan saat bertransaksi.

Hal ini disampaikan Pemimpin Wilayah VI Makassar, Alim Sutiono. Alim mengaku, pihaknya konsisten dalam menerapkan protokol pencegahan kesehatan di outlet. Apalagi pada jam tertentu dimana nasabah cukup ramai.

Natsepa

“Kapasitas ruang pelayanan kami kurangi. Hanya 50 persen dari kapasitas ruangan yang tersedia. Nasabah yang ingin bertransaksi juga dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermal gun, wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak,” kata Alim.

Dia mengatakan, jika ada karyawan yang dinyatakan Positif, berdasarkan hasil PCR, wajib melakukan isolasi mandiri jika tidak menunjukkan gejala. Sementara jika bergejala akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang telah bekerjasama.

“Selanjutnya outlet atau kantor akan ditutup selama tiga hari untuk dilakukan sterilisasi. Kami senantiasa mengajak masyarakat untuk bertransaksi melalui Pegadaian Digital Service, namun kalaupun harus tetap datang ke outlet wajib untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku,” ungkap Alim.

Dikonfirmasi terpisah, Humas IDI Kota Makassar, Dr. Wahyudi Muchsin mengatakan, hingga dengan 22 September 2020, Outstanding Loan Pegadaian Kanwil Makassar mencapai Rp 6,7 triliun, angka ini naik 25,79 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dan untuk karyawan dan nasabah, dirinya harap tetap mematuhi protokol yang berlaku. “Jangan abaikan, karena seperti yang kita ketahui bersama, wabah COVID-19 ini belum usai. Saya menganggap Pegadaian sebagai salah satu institusi yang paham betul mengenai bagaimana memberlakukan protokol kesehatan dengan baik dan benar, ini terbukti dengan kepedulian Pegadaian untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Makassar melalui pemberian bantuan APD, handsanitizer, dan masker kepada IDI dan masyarakat luas,” ungkap Wahyudi. (PRO3)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi