Connect with us

Berita Utama

Tual Kasus Baru, Tracking ke Pemkab Malra

Tim Gustu Kota Tual, memberikan keterangan kepada wartawan terkait dua warga Kota Tual, yang sudah terpapar Covid-19, di kantor Wali Kota Tual, Kamis (25/6) siang. (Junior Ohoiledjang/Ambon Ekspres)

Ambon,ameksOnline.- Pasien positif Covid-19 kian bertambah dari waktu ke waktu. Daerah yang awalnya zona hijau, bisa berubah. Kota Tual teridentifikasi dua orang tertular. Mereka sudah menjalani perawatan. Satunya orang dalam pemantuan.

Dua kasus ini, baru di Kota Tual semenjak Covid mewabah di Indonesia, dan Maluku. Belum diketahui dua orang ini tertular darimana. Keduanya tidak pernah melakukan perjalanan cukup lama. Karena itu, Gugus Tugas Kota Tual akan melakukan tracking.

Juru bicara Gugus Covid-19 kota Tual dr. Betty Zoebaidah mengungkapkan, kedua pasien positif itu merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).


“Di Kota Tual sudah ada dua orang terkonfirmasi positif Covid 19 dengan inisial EM (52) tahun, dan SLJ (43) tahun sedangkan satu pasien masih dalam status ODP,” kata dia, kepada wartawan di kantor Wali Kota Tual, Kamis (25/6) siang.

Menurutnya, salah satu pasien dengan status ODP adalah pelaku perjalanan, dari Kota Ambon, sedangkan di pasien positif Covid-19 ini adalah bukan pelaku perjalanan.


“Pasien dengan inisial EM akan melakukan perjalanan untuk pemeriksaan penyakit bawaannya di Surabaya. Sedangkan SLJ akan melakukan perjalanan dengan menjenguk anaknya yang sakit di Ambon,”jelas dia.

Dikatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan tracking terhadap dua pasien yang bukan pelaku perjalanan namun kini telah terpapar virus tersebut.


“Terindikasi sudah adanya Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Tual, yang dicurigai masuk Kota Tual, lewat kapal-kapal telur ikan atau kapal-kapal buah yang masuk melalui pulau-pulau atau desa yang ada di Kota Tual. Kita akan lakukan tracking terhadap orang-orang yang pernah berhubungan dengan dua orang ini, untuk pasien inisial SLJ akan dilakukan tracking terhadap keluarga dekat dan rekan kerjanya,”papar Betty.

Jubir menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gustu maupun Pemkab Maluku Tenggara, sebab kedua pasien tersebut merupakan ASN di salah satu instansi Pemerintahan di Kabupaten Maluku Tenggara.


“Sedangkan untuk pasien dengan inisial EM kerjaan sehari-hari adalah salah satu dokter praktek, jadi kami juga akan melakukan tracking ke keluarga dekat, rekan kerjanya dan pasien-pasien yang pernah ditangani,”terangnya.

Betty menghimbau, kepada warga masyarakat Kota Tual agar selalu berhati-hati saat beraktifitas, selalu patuhi protokol kesehatan, pake masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan lain-lain, karena Kota ini sudah ada OTG.


“Jadi mari sama-sama saling menjaga, selain itu untuk keluarga dan rekan kerja dari kedua pasien Covid 19 ini, saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan mengucilkan mereka tapi selalu berikan suport, agar mereka juga selalu tidak terpuruk dengan kondisi yang ada,”tutupnya. (MG/AHA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama