Connect with us

Berita Utama

Wali Kota Optimis Desember Covid Menurun Di Kota Ambon

Ambon
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

Ambon,ameksOnline.- Wali kota Ambon, Richard Lohenapessy optimis, dalam bulan Desember mendatang, tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Ambon bisa dikendalina dan bahkan akan terus menurun bila dibandingkan dengan saat ini. hal itu bukan tanpa alasan, sebab pihaknya terus bekerja keras untuk mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

“Kita akan ingatkan terus. Untuk masyarakat tetap mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan. Kemudian dengan kondisi yang ada saat ini, maka Desember nanti tingkat kesembuhan kita terus naik,”kata dia kepada wartawan di Ambon, Senin (30/11).

Menurut dia, di PSBB transisi tahap X ini pihaknya, mensosialisasikan tentang pentingnya protokol kesehatan, hingga ke kawasan pemukiman terutama ke Desa-Desa, Negeri dan RT/RW yang ada di Kota Ambon.


“Covid ini kan sudah dibawa putaran 300, 360, 370. Lalu tingkat kesembuhan sudah 3 ribu lebih. Dan itu sangat signifikan sekali. Kita akan turun ke Desa untuk sosialisasi, “jelas dia.

Tak hanya itu, orang nomor wahid di Kota Ambon ini menambahkan, sejak sepekan penerapan PBB Transisi tahap X, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, belum menerima perkembangan informasi scoring Zonasi dari Pemerintah Pusat lewat BNPB.


“Perkembangan informasi terkahir dari BNPB belum ada. Saya nggak tahu kenapa yah. Biasanya tiap minggu itu ada. Perkembangan itu sampai hari ini belum ada, “ujarnya.

Dikatakan, mungkin sudah bisa masuk pada zona kuning penyebaran Covid-19. Namun, ada peningkatan pasien Covid-19 meninggal.


“Kita sudah bisa ke kuning. Cuman kemarin ada tingkat kematian ada itu. Dan itu sangat berpengaruh terhadap zona. Dalam kenyataannya kan aktivitas sosial sudah semakin terasa. Cuman harus tetap disiplin, ” paparnya.

Selain itu, politisi Golkar ini menambahkan, pihaknya juga kini telah memperketat pengawasan diseluruh rumah-rumah ibadah terutama pada hari Jumat dan Minggu.


“Masjid dan Gereja maupun ruamh-rumah Ibadah lain, terus kita awasi sehingga kita benar-benar terhindari dari penyebaran Covid-19. Kita harus terus antisipasi, karena kabupaten lain juga sudah naik. Misalnya KKT (Kabupaten Kepulauan Tanimbar), tapi Ambon ini agak sulit karena sentral. Orang mau kemana lewat Ambon, “tutupnya. (AHA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama