Connect with us

Berita Utama

Warga Rohua dan Tamilouw Nyaris Bentrok

Ilustrasi

Ambon,ameksOnline.- Ketegangan hingga nyaris bentrok kembali terjadi antara warga di kampung bertentangga. Kali ini terjadi antara warga desa Tamilouw dan Dusun Rohua, Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, ketegangan antara kedua warga itu berawal dari aksi pembersihan tumpukan material pasir yang menutupi badan jalan. Mereka menagih uang dari setiap pengendara.

Disaat bersamaan ada salah seorang warga melintas. Terjadi kesalahpahaman diantara para pemuda berbeda tempat tinggal ini. Sempat keluar caci maki. Akhirnya warga yang tadinya melintas menampar salah satu warga.


“Jadi setelah ditampar oknum warga itu langsung pergi meninggalkan kolompok pemuda itu. Tak terima kemudian mereka (pemuda) kembali . Mereka melaporkan peristiwa tersebut. Hingga menimbulkan konsentrasi massa,” bebernya.

Akhirnya terjadi aksi razia yang dilakukan sekelompok pemuda. Aksi itu terjadi sejak semalam hingga Jumat pagi tadi.

Sementara itu, Kapolsek Amahai, Iptu Irwan yang dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut.
“Ada insiden ketegangan antara kedua kelompok warga diperbatasan desa. Aksi ini berawal dari kegiatan pemuda dusun Rohua,” kata dia.

Mereka mencari dana dengan cara membersihkan jalanan sambil menagih uang dari setiap pengendara. Saat itu ada terjadi salahpaham hingga membuat ada penamparan dari oknum warga Tamilouw terhadap oknum pemuda Rohua,” kata Kapolsek kepada media ini, Jumat (14/8) siang.

Menurut mantan Kapolsek Pasanea ini, aksi penamparan itu berdampak pada konsentrasi massa dan pengrusakan tanaman warga desa Tamilouw diperbatasan desa dan dusun tersebut.

Menerima informasi itu pihaknya kemudian menuju lokasi kejadian untuk meredam ketegangan antar kedua warga. “Tadi malam kita sudah berupaya untuk memediasi mereka, namun saat upaya itu dilakukan timbul salahpaham lagi akibat warga dusun Rohua, hingga menimbulkan ketegangan lagi,” paparnya.

Meski demikian, pihaknya hingga kini masih tetap berupaya untuk mendamaikan kedua warga desa dan dusun tersebut. “Kita sudah amankan baik terduga pelaku penamparan maupun korban. Yang terpenting mereka harus damai dulu. Personil masih kita siagakan diperbatasan antara desa Tamilouw dan Dusun Rohua. Situasi terkendali,” tandasnya. (AHA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Utama